logo


Pemerintah Rilis Aturan SNI Masker Kain, DPR: Harus Memudahkan Pelaku IKM

Kemenperin harus bisa memberikan panduan yang memudahkan produsen, khususnya industri kecil menengah bisa memproduksinya dengan mudah.

28 September 2020 15:53 WIB

Masker Medis
Masker Medis istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Anggota Komisi VI DPR RI, Achmad Baidowi mengatakan rencana Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dalam merumuskan Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) untuk masker dari kain perlu disikapi dengan dikritis dengan proporsional.

Menurutnya standarisasi ini di sisi penting untuk memastikan standar kesehatan masker yang diperjualbelikan di pasaran.

“Namun di sisi lain harus bisa memudahkan produsen mengingat produksi masker kain ini banyak dilakukan industri miko dan kecil bahkan perorangan,” ujarnya di Jakarta, Senin (28/9/2020).


Akui Penggunaan Masker Bikin Gerah, Anies Baswedan: Tapi Inilah Vaksin Kita!

Dalam hal ini, Baidowi menegaskan Kemenperin harus bisa memberikan panduan yang memudahkan produsen, khususnya Industri Kecil Menengah (IKM) bisa memproduksinya dengan mudah.

“Sehingga kualitas masker kain diproduksi IKM dan dipasarkan UMKM bisa diterima di pasaran dan konsumen juga bisa mendapatkan jaminan atas kualitas masker kain yang mereka gunakan,” tuturnya

Selain itu, lanjut dia, Kemenprin juga harus bisa memastikan standar yang telah ditetapkan Badan Standardisasi Nasional (BSN) sebagai Standar Nasional Indonesia (SNI) 8914:2020 Tekstil - Masker dari kain itu bisa dipertanggungjawabkan dan tidak berubah-ubah, sehingga nantinya masker yang dibuat bisa terus bisa dipergunakan.

“Jangan sampai ada perubahan RSNI sehingga membuat produk di pasaran harus ditarik kembali yang ini akan merugikan IKM maupun konsumen,” pungkasnya.

Tak Sarankan Pakai Masker Scuba, Jubir Satgas Sebut Virus Mudah Tembus

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar