logo


Fadli Zon: Yang Punya Kuasa Meneruskan Pilkada yang Ditakuti Corona. 

Pemerintah tetap memutuskan untuk melaksanakan pada 9 Desember 2020.

28 September 2020 14:15 WIB

otoritasnews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Meski banyak pihak yang menyarankan agar pemerintah menunda pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Pemerintah tetap memutuskan untuk melaksanakan pada 9 Desember 2020.

Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon, menyebut bahwa corona tidak bisa menghentikan pilkada, artinya pihak yang melaksanakan pilkada yang ditakuti corona.

"Kalau corona tak bisa hentikan pilkada, artinya hanya yang punya kuasa meneruskan pilkada yang ditakuti corona," kata Fadli seperti dilihat Jitunews di akun Twitternya, pada Senin (28/9).


Pilkada 2020 Tak Ditunda, Gus Mus: Tampaknya Pemerintah Masih Yakin dengan Kemampuannya...

 

 

Sebelumnya, Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman, mengatakan bahwa penyelenggaraan Pilkada 2020 tetap dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Fadjroel mengatakan bahwa Pilkada 2020 akan digelar dengan protokol kesehatan.

"Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tetap sesuai jadwal, 9 Desember 2020, demi menjaga hak konstitusi rakyat, hak dipilih dan hak memilih. Pilkada harus dilakukan dengan disiplin protokol kesehatan ketat disertai penegakan hukum dan sanksi tegas agar tidak terjadi klaster baru Pilkada," kata Fadjroel dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/9).

 

Sebut Film G30S/PKI Layak Ditonton, Fadli Zon: Film Sangat Akurat Menurut Saya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata