logo


Pimpinan KPK Beda Pendapat soal Mundurnya Pegawai, Gerindra: Kita Harus Move On

Habiburokhman mengatakan bahwa hal itu persoalan remeh temeh dan tidak mengganggu kerja pemberantasan korupsi.

28 September 2020 13:13 WIB

Habiburokhman
Habiburokhman Twitter @habiburokhman

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sejumlah pegawai KPK memutuskan untuk mundur. Pimpinan KPK Nurul Ghufron dan Nawawi Pomolango terjadi silang pendapat terkait pejuang dan pecundang antikorupsi.

Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra, Habiburokhman, mengatakan bahwa hal itu persoalan remeh temeh dan tidak mengganggu kerja pemberantasan korupsi.

"Nggak juga (pimpinan KPK tidak kompak), ini kan hanya soal remeh temeh. Sama sekali tidak (mengganggu kerja pemberantasan korupsi)," kata Habiburokhman kepada wartawan, Senin (28/9).


PDIP Tuding Ada Bau Politis di PSBB Ketat, Gerindra Bela Anies: Ada Dampak Nyata

Menurutnya, perbedaan pendapat antara dua orang merupakan dinamika biasa.

"Menurut saya itu dinamika biasa saja, isi kepala orang kan nggak harus selalu sama. Selama tidak mengenai hal yang prinsip ya boleh saja mereka menyampaikan pendapat," ujarnya.

Habiburokhman meminta mundurnya sejumlah pegawai KPK tidak dijadikan polemik.

Sindir Sesama Rekannya, Nawawi Sebut Pegawai KPK yang Mundur Bukan Pecundang

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata