logo


Kapolsek Tegal Selatan Dicopot Soal Konser Dangdut, Denny Siregar: Polisi Harus Diisi Orang-orang Berani

Denny menilai alasan Kapolsek yang tak punya kekuatan membubarkan konser dapat merusak citra kepolisian.

27 September 2020 11:20 WIB

Denny Siregar
Denny Siregar Facebook

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar mengapresiasi langkah tegas Kepolisian RI yang mencopot Kapolsek Tegal Selatan atas terselenggaranya konser dangdut milik Wakil Ketua DPRD setempat.

Menurutnya, kepolisian harus diisi oleh orang-orang yang berani. Dia menyayangkan alasan Kapolsek yang menyebut tak punya kekuatan untuk membubarkan konser tersebut.

“Polisi harus diisi orang-orang berani. Masak bilang di publik, polisi tidak punya kekuatan membubarkan hajatan? Itu malah merusak image polisi sendiri,” cuit Denny di akun Twitter @DennySiregar7, seperti dilihat pada Minggu (27/9).


Malas Isu PKI Selalu Ada Tiap Tahunnya, Denny Siregar: Sampe Hapal Gimana Conternya

Sebelumnya, Polri resmi mencopot Kapolsek Tegal Selatan Kompol Joeharno karena melakukan pembiaran terhadap konser dangdut yang diselenggarakan Wakil Ketua DPRD Tegal Wasmad Edi Susilo.

"Kapolsek sudah diserahterimakan dan Kapolseknya sudah diperiksa oleh Propam," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangannya, Sabtu (26/9).

Argo menyebut pihaknya saat ini tengah mendalami dugaan pelanggaran Pasal 93 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan pasal 216 KUHP.

Pendalaman itu merupakan buntut dari kenekatan Wasmad selaku Wakil Ketua DPRD menyelenggarakan konser dangdut yang menimbulkan kerumunan di tengah pandemi Covid-19. Hal ini berpotensi menyebarkan klaster baru penularan Covid-19.

Heran Diminta Nonton Film G30S/PKI, Denny Siregar: Reformasi Tuntas, Kita Bebas!

Halaman: 
Penulis : Iskandar