logo


Banjir Jakarta Tahun Ini Diperkirakan Lebih Parah, Pengamat Sebut Anies Baswedan Tak Punya Terobosan

Pemerintah Provinsi DKI disebut tak cukup siap dalam menghadapi musibah yang datang hampir tiap tahun itu.

27 September 2020 06:30 WIB

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Suratkabar.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Banjir di wilayah Jakarta pada musim penghujan tahun ini diperkirakan jauh lebih besar daripada tahun sebelumnya. Pemerintah Provinsi DKI disebut tak cukup siap dalam menghadapi musibah yang datang hampir tiap tahun itu.

Hal itu disampaikan oleh Pengamat Tata Kota, Nirwono Joga. Dia menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sejauh ini tak punya terobosan untuk menghadapi banjir yang berulang kali melanda Ibu Kota.

"Tidak ada terobosan yang berarti. Artinya Jakarta dan warga yang tinggal di kawasan rawan akan tetap terdampak banjir, dan bisa lebih parah, karena tidak antisipasi yang lebih signifikan," kata Nirwono Joga, seperti dikutip dari akurat.co, Minggu (27/9).


Pilkada 2020 Tak Ditunda, Gus Mus: Tampaknya Pemerintah Masih Yakin dengan Kemampuannya...

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta sebelumnya mengklaim sudah melakukan sejumlah upaya untuk meminimalisir kemungkinan banjir pada tahun ini. Melalui program "grebek lumpur" atau pengerukan pada sungai, kali dan waduk, debit air saat musim hujan tiba diyakini dapat ditampung.

Nirwono mengakui bahwa pengerukan lumpur bukan program luar biasa. Upaya itu sudah dijalankan sebelum era Gubernur Anies Baswedan, namun banjir masih saja terjadi.

"Pengerukan sungai itu memang kegiatan rutinitas yang harus dilakukan ada tidak ada hujan," jelasnya.

Gus Mus Sesalkan Konser Dangdut di Tegal, Mahfud Md: Memang Sangat Disayangkan

Halaman: 
Penulis : Iskandar