logo


Khawatir Kasus Jaksa Pinangki Dipegang KPK, Arteria Dahlan: Banyak Penunggang Gelap

Namun, Arteria tetap menghormati keputusan apabila kasus Pinangki pada akhirnya dipegang oleh KPK.

27 September 2020 06:00 WIB

istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan tak sepakat jika kasus jaksa Pinangki Sirna Malasari dengan Djoko Tjandra diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia merasa khawatir akan ada penumpang gelap nantinya.

"Saya bukannya tidak setuju KPK ambil alih, tapi dengan kondisi yang seperti ini Pak, kalau diambil alih KPK, banyak penumpang-penumpang, dan penunggang gelap," ujar Arteria Dahlan dalam rekaman saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin, seperti dikutip pada Minggu (27/9).

Namun, Arteria tetap menghormati keputusan apabila kasus Pinangki pada akhirnya dipegang oleh KPK. Ia mengingatkan lembaga antirasuah dan Jaksa Agung harus bisa bekerja sama dengan baik.


Jokowi Beri Bunga ke Kim Jong Un, Ini Kata PDIP

"Bagaimana koordinasi supervisi monitoringnya secara clear, bagaimana penghormatan antarinstitusi penegak hukum, sehingga KPK tidak juga dijadikan tempat permainan oleh para penumpang dan penunggang gelap ini," jelas politisi PDIP itu.

Sebelumnya, jaksa Pinangki Sirna Malasari ditetapkan sebagai tersangka karena menerima suap 500 ribu dolar AS dari 1 juta dollar AS yang dijanjikan oleh Djoko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra selaku terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali.

Minta Jaksa Agung Hati-hati Soal Kasus Pinangki, Arteria Dahlan: Ada Orang yang Ingin Gantikan Bapak

Halaman: 
Penulis : Iskandar