logo


Sindir Gatot Nurmantyo Cs, Luhut: Kalau Anda Bikin Ribut-ribut Itu, Dampaknya Ada Orang yang Jadi Korban

Luhut meminta birahi politik kelompok tersebut ditahan mengingat situasi berbahaya saat ini.

26 September 2020 10:46 WIB

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman (Menko Kemaritiman), Luhut Binsar Pandjaitan.
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman (Menko Kemaritiman), Luhut Binsar Pandjaitan. JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyoroti kelompok yang masih menyalurkan birahi politik di tengah pandemi Covid-19. Ia meminta agar orang-orang tersebut menahan hasrat berkuasanya terlebih dulu karena dapat mengancam keselamatan masyarakat.

“Jadi misalnya berkumpul ramai-ramai itu Najwa, itu seperti misalnya ada orang, pikiran-pikiran politiknya dikontrol lah birahi kekuasaannya dulu,” kata Luhut dalam acara Mata Najwa yang disiarkan langsung di Trans7, Rabu (23/9).

Luhut menilai kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa dapat berpotensi menjadi titik penularan Covid-19. Menurutnya, birahi politik kelompok tersebut harus bisa dikendalikan mengingat situasi berbahaya saat ini.


Singgung Keberhasilan SBY Keluar dari Krisis 2008, AHY: Karena Ada Kesatuan Komando

“Akibat dia itu (berkumpul), tahu gak bahwa banyak cluster, sadar gak dia bahwa dengan berkumpul-kumpul ramai itu, bisa ada yang kena dan bisa mati hanya karena birahi kekuasaan saja, birahi politiknya saja. Itu saya kira harus dikendalikan dalam konteks sekarang ini,” ujar Luhut.

Kendati tak menyebut nama, Luhut disinyalir melayangkan sindiran kepada mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, Mantan Ketua Umum Muhammadiyah Din Syamsuddin dan sejumlah tokoh Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) lainnya.

“Setelah ini (pandemi Covid-19) selesai, anda mau demo, suka-sukamu di situ. Tapi hari ini kau punya tanggung jawab. Mungkin pangkatmu, maaf mungkin bintangmu empat, mungkin kau mantan menteri, mantan ketua ini, but you have responsibility to the people of Republik Indonesia,” tegasnya.

“Saya ingin katakan sama mereka itu. Jadi kalau Anda bikin ribut-ribut itu, dampaknya itu ada orang yang menjadi korban akibat ribut-ributmu itu,” imbuh Luhut.

Heran Diminta Nonton Film G30S/PKI, Denny Siregar: Reformasi Tuntas, Kita Bebas!

Halaman: 
Penulis : Iskandar