logo


Gelar Aksi Protes Tolak PSBB, Pemilik Restoran di Perancis: Tetap Buka, Jangan Tutup!

Mereka menilai aturan lockdown yang diberlakukan membuat bisnis restoran dan bar mereka bangkrut

25 September 2020 20:54 WIB

Aksi protes pemilik restoran dan bar di Perancis
Aksi protes pemilik restoran dan bar di Perancis france24

PARIS, JITUNEWS.COM - Ratusan pemilik bar dan restoran di Perancis menggelar unjuk rasa di kota Marseille pada Jumat (25/9). Mereka menolak diberlakukannya kebijakan PSBB Total atau lockdown guna menekan jumlah kasus Covid-19. Mereka menilai aturan tersebut membuat bisnis mereka bangkrut dan tutup secara permanen.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Perancis Olivier Veran telah mengumumkan bahwa semua restoran dan bar di Marseille dan daerah sekitarnya ditutup sementara usai jumlah kasus Covid-19 meningkat. Sementara bar yang ada di Paris dan 10 kota lainnya masih diijinkan untuk beroperasi namun hanya sampai pukul 10 malam. Aturan tersebut mulai diberlakukan pada Senin lalu.

Pemerintah berharap aturan tersebut diberlakukan untuk mencegah adanya ledakan kasus yang membuat fasilitas layanan kesehatan mereka kewalahan. Namun, sejumlah pihak menuding pemerintah federal mengambil langkah sepihak yang hanya akan menambah beban perekonomian.


Sekjend PBB Sebut Dunia Telah Gagal Menangani Pandemi Covid-19

"Karena ini dimana kami mungkin akan datang untuk menyatakan kebangkrutan (pailit)," kata Bernard Marty, presiden asosiasi jasa layanan regional dikutip dari CNA pada Jumat (25/9).

"Tetap buka, jangan tutup!" teriak para pengunjuk rasa.

Meskipun mendapat kritikan, namun Perdana Menteri Perancis Jean Castex berjanji akan memberikan bantuan kepada semua bisnis yang terdampak aturan lockdown tersebut.

"Yang tidak saya inginkan adalah (situasi) kita kembali (seperti yang terjadi) pada bulan Maret," kata Castex dalam sebuah wawancara pada Kamis (24/9).

Untuk diketahui, pada bulan Maret lalu pemerintah Perancis memberlakukan lockdown secara nasional selama dua bulan. Akibatnya, krisis perekonomian meningkat seiring dengan jumlah kematian akibat wabah.

Jumlah Kasus Covid India Meledak, Capai 5,8 Juta Kasus

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia