logo


Wacana TPS Keliling, Azis Syamsuddin: Rentan Terjadi Kecurangan

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengatakan ada beberapa wilayah Indonesia yang tidak memungkinkan untuk melakukan hal tersebut.

25 September 2020 19:53 WIB

Aziz Syamsuddin.
Aziz Syamsuddin. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Pemerintah diminta untuk mengkaji kembali wacana pemungutan suara yang dilakukan secara keliling.

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengatakan ada beberapa wilayah Indonesia yang tidak memungkinkan untuk melakukan hal tersebut.

"Bagaimana untuk di Indonesia Timur dan Indonesia Tengah seperti Papua dan NTT, NTB dan Sulawesi. Tentu memiliki wilayah kepulauan dan pegunungan, pastinya jalur  yang ditempuh cukup sulit dan memakan waktu berhari hari,” ujar Azis Syamsuddin di Jakarta (25/9/2020).


Pilkada 2020 Tak Ditunda, PBNU: Kami Sudah Lepas dari Tanggung Jawab Kemanusiaan

Politisi Partai Golkar ini mengatakan bahwa pemungutan suara keliling tentunya akan memakan biaya yang cukup besar dan rentan akan terjadinya kecurangan.

Dirinya juga menginginkan agar waktu pemungutan suara dapat diperpanjang sampai jam 17.00.

"Bagaimana kita dapat mengawasi secara pemilihan secara keliling. Hal ini sangat memungkinkan terjadinya kecurangan nantinya,” pungkasnya.

Tolak Keras Pilkada Serentak 2020, Guru Besar UIN: Saya Golput sebagai Solidaritas Kemanusiaan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar