logo


Ada Pelanggaran HAM, AS Lagi-lagi Jatuhkan Sanksi kepada Iran

Pemerintah AS kembali jatuhkan sanksi terhadap sejumlah pejabat dan lembaga Iran karena telah melanggar HAM

25 September 2020 16:17 WIB

Sekretaris Negara AS Mike Pompeo
Sekretaris Negara AS Mike Pompeo istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Pemerintah Amerika Serikat pada Kamis (24/9) lagi-lagi menjatuhkan sanksi kepada sejumlah pejabat Iran atas dugaan pelanggaran HAM. Dalam pernyataannya, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan bahwa sanksi AS tersebut dijatuhkan kepada Seyyed Mahmoud Sadati dan Mohammad Soltani yang keduanya menjabat sebagai hakim, kantor pengadilan Shiraz, dan tiga penjara Iran yakni Adel Abad, Orumiyeh dan Vakilabad.

Elliot Abrams, perwakilan khusus AS untuk Iran dan Venezuela, mengatakan bahwa sanksi tersebut dijatuhkan kepada hakim yang menjatuhkan hukuman mati bagi Navid Afkari, seorang warga sipil yang melakukan tindak penusukan terhadap petugas kepolisian Iran. Sedangkan Pompeo mengatakan bahwa Sadati, hakim di kantor pengadilan Shiraz, diketahui memimpin salah satu persidangan Afkari tersebut.

"Pemerintah AS berkomitmen untuk menjatuhkan sanksi kepada mereka yang menolak kebebasan dan keadilan terhadap rakyat Iran dan hari ini AS akan mengumumkan sanksi terhadap sejumlah pejabat dan lembaga Iran termasuk hakim yang menjatuhkan hukuman mati kepada Navid Afkari," kata Abrams dikutip dari Reuters pada JUmat (25/9).


Kasus Covid-19 Selandia Baru Turun, Aturan Penggunaan Masker Dilonggarkan

Navid Afkari yang juga seorang pegulat tersebut pada awal September ini dinyatakan bersalah atas kasus penusukan terhadap seorang petugas polisi saat dirinya ikut dalam aksi protes anti pemerintah yang terjadi pada tahun 2018 lalu.

Sementara itu, Pompeo juga menjatuhkan sanksi kepada penjara Adel Abad dimana menjadi tempat penyiksaan Navid Afkari dan penjara Vakilabad yang merupakan lokasi dimana Michael White, seorang warga negara AS, ditahan.

Pompeo juga mengatakan bahwa Iran telah salah menahan tiga warga negara AS lainnya, yakni Baquer dan Siamak Namazi serta Morad Tahbaz. Pompeo menambahkan bahwa pemerintah AS akan berupaya untuk memulangkan tiga tahanan tersebut.

Presiden Venezuela Minta Negara-negara Lain Menentang Sanksi AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia