logo


ICW Sebut Dulu KPK Banyak Prestasi Sekarang Kontroversi

Revisi UU KPK sangat berpengaruh pada lembaga antirasuah tersebut

25 September 2020 16:15 WIB

Gedung KPK baru.
Gedung KPK baru. JITUNEWS/Johdan A.A.P

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Febri Diansyah memutuskan untuk mundur dari KPK. Indonesia Corruption Watch (ICW) mengaku paham dengan keputusan Febri tersebut.

Peneliti ICW, Kurnia Ramadhana, mengatakan bahwa dulu KPK banyak menuai prestasi. Sedangkan sekarang, Kurnia menyebut banyak kontroversi.

"Kalau dulu kita melihat kelembagaan KPK menuai banyak prestasi. Namun, sejak Firli Bahuri menjabat sebagai Ketua KPK, seluruhnya berubah menjadi kontroversi," kata Kurnia, kepada wartawan, Jumat (25/9).


Pamit dari KPK, Febri Diansyah Bakal Terus Berjuang Memberantas Korupsi

Menurutnya, revisi UU KPK sangat berpengaruh. Kurnia menyebut bahwa revisi UU KPK berhasil menghancurkan kewenangan KPK.

"Jika saja orang yang terbukti melanggar kode etik tidak terpilih menjadi Pimpinan KPK dan UU KPK lama masih berlaku, sudah pasti tidak akan ada pegawai KPK yang mengudurkan diri," ujar Kurnia.

Seperti diketahui, Febri mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kabiro Humas KPK.

"Ya, dengan segala kecintaan saya pada KPK, saya pamit," kata Febri kepada wartawan, Kamis (24/9).

Sesalkan Mundurnya Febri Diansyah, Novel Baswedan Sebut Pegawai KPK Tidak Suka Status ASN

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata