logo


PA212: Pemberitaan Hoax Tentang HRS Meninggal Dunia Adalah Ulah BuzzeRp Neo PKI

Novel menduga pemberitaan hoax tentang meninggalnya Imam Besar FPI itu bertujuan mengalihkan isu Pilkada serentak

25 September 2020 14:40 WIB

Habib Rizieq
Habib Rizieq Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Pemberitaan hoax tentang wafatnya Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) karena tertabrak unta di Arab Saudi disebut sebagai upaya mengalihkan isu soal rezim Joko Widodo (Jokowi).

“Seingat saya berita-berita hoax seperti itu sudah sering disebar dengan berbagai macam versi. Tujuannya untuk pengalihan isu," ujar Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin di Jakarta, Jumat (25/9/2020).

Dalam hal ini, Novel menduga pemberitaan hoax tentang meninggalnya Imam Besar FPI itu bertujuan mengalihkan isu Pilkada serentak yang telah diputuskan pemerintah tetap akan digelar di tengah pandemi Covid-19.


Disayangkan PA 212, Rizieq Shihab Aset Luar Biasa yang Disia-siakan

"Saat ini dibuat untuk mengalihkan isu Pilkada maut yang rezim ini nekat tetap menyelenggarakan padahal telah menyimpang dari aturan dan hukum apapun," kata dia.

Novel menuding pembuat kabar hoax ini adalah kelompok buzzeRp neo PKI yang memang memiliki tujuan untuk mengadu domba dan memecah belah bangsa.

"Isu itu dibuat oleh siapa lagi kalau bukan buzeeRp neo PKI yang memang anti kepada ulama yang lurus demi mengadu domba dan memecah belah bangsa agar peran ulama dan umat Islam semakin dilemahkan," tukasnya.

Tak Terima Rizieq Dikabarkan Meninggal Tertabrak Unta, FPI Kerahkan Tim Khusus Buru Penyebar Hoaks

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar