logo


Kemendagri Sebut Proses Pergantian Nama Provinsi Panjang, Fadli Zon: Ngawur

Kemendagri menyebut bahwa pergantian nama provinsi membutuhkan proses yang panjang hingga mendaftarkan ke PBB

25 September 2020 14:00 WIB

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM), Fadli Zon, mengusulkan agar Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) diganti nama menjadi Provinsi Minangkabau.

Dirjen Administrasi Wilayah Kemendagri, Safrizal, menyebut bahwa pergantian nama provinsi membutuhkan proses yang panjang hingga mendaftarkan ke Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

"Ganti nama, berapa banyak dokumen yang harus ganti, berapa juta KTP ganti, berapa banyak papan nama ganti, kop surat, daftar ulang juga ke PBB, UNGEGN. Ini baru satu aspek. Proses panjang dan ada konsekuensi biaya," kata Safrizal, Kamis (24/9).


Fadli Zon Usul Sumbar Ganti Minangkabau, PKB: Janganlah Identitas Etnis Terlalu Ditonjolkan

Pernyataan Safrizal tersebut mendapat tanggapan dari Fadli Zon. Menurut politikus Gerindra ini, komentar Safrizal ngawur. Fadli menyebut bahwa pergantian nama prosesnya mudah.

"Komentar Dirjen @kemendagri ini ngawur. Mana ada urusan sampai PBB? Cukup UU n itu sebenarnya mudah saja.," kata Fadli seperti dilihat Jitunews dari akun Twitternya, Jumat (25/9).

 

Fadli Zon Usul Nama Provinsi Minangkabau, Gubernur Sumbar: Pasti Jadi Polemik

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata