logo


Surat Nikah Bung Karno Ditawar Rp 100 M, Keluarga Inggit Berharap Dibeli Pemerintah

Keluarga Inggit Garnasih mengaku mendapat banyak penawaran usai surat nikah Sukarno-Inggit viral

25 September 2020 13:00 WIB

Bung Karno berpidato
Bung Karno berpidato Republika

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan viralnya surat nikah dan surat cerai Presiden RI Pertama Soekarno dengan Inggit Ganarsih yang diperjual belikan. Dua dokumen tersebut diunggah oleh akun @popstoreindo pada Kamis (24/9/2020), namun terkini unggahan tersebut telah dihapus.

Sejarawan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indnesia (LIPI) Asvi Warman Adam mengaku prihatin karena dokumen sejarah justru diperjualbelikan. Ia pun menyarankan untuk disimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Sementara itu, pihak keluarga Inggit berharap kedua dokumen tersebut di tebus oleh pemerintah. Uang hasil tebusan tersebut rencananya akan digunakan untuk membangun rumah bersalin sebagaimana yang dicita-citakan Inggit Ganarsih semasa hidupnya.


Strategi Ini Membuat Jepang Menjadi Negara Paling Ditakuti saat Perang Dunia II

"Kita pengennya dari Indonesia yang ambil, hanya saja pemerintahnya belum ada tindak lanjut," kata cicit angkat Inggit Ganarsih, Galuh Mahesa seperti dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (25/9/2020).

Galuh mengaku dokumen tersebut banyak ditawar oleh sejumlah orang semanjak viral di media sosial, bahkan ada yang menawar hingga Rp 100 miliar.

"Ada banyak sih ya (penawaran) hanya kisaran ada sampai Rp100 miliar ke atas," lanjutnya.

Sementara cucu angkat Inggit yang lain yakni Tito Zeni Marhen mengaku mendapat dokumen tersebut langsung dari tangan Inggit pada tahun 1980. Tak hanya surat nikah dan surat cerai, namun ada beberapa peninggalan Inggit seperti lemari, kursi, dan album foto.

Sering Dijumpai, Ini Asal Muasal Mangkok Ayam Jago yang Legendaris

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati