logo


PSBB Jakarta Diperpanjang Hingga 11 Oktober, Anies Baswedan Klaim Sudah Dapat Restu dari Luhut

Hal itu didasari pertimbangan potensi kenaikan angka kasus positif Covid-19 jika pelonggaran diberlakukan.

25 September 2020 06:30 WIB

Anies Terapkan aturan PKL boleh berjualan di trotoar
Anies Terapkan aturan PKL boleh berjualan di trotoar detikNews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama dua pekan atau hingga 11 Oktober 2020.

Anies menilai perpanjangan PSBB harus dilakukan. Hal itu didasari pertimbangan potensi kenaikan angka kasus positif Covid-19 jika pelonggaran diberlakukan.

Menurut Anies, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah menyepakati perpanjangan PSBB DKI.


Kasus Covid-19 Naik, Satgas: Jangan Menunggu Sampai 5.000 untuk Disiplin Protokol Kesehatan

Data kasus Covid-19 di DKI Jakarta dikatakan telah melandai dan terkendali. Namun, di wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi masih meningkat, sehingga perlu penyelarasan langkah-langkah kebijakan.

"Menko Kemaritiman dan Investasi juga menyetujui perpanjangan otomatis PSBB DKI Jakarta selama dua pekan,” kata Anies dalam keterangan tertulis, Kamis (24/9).

Mantan Mendikbud itu menekankan pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dalam menangani kasus Covid-19. Anies menyebut tanda-tanda pelandaian kasus positif dan kasus aktif di Jakarta seiring dengan berkurangnya mobilitas warga saat PSBB diberlakukan.

Hasil evaluasi dan pemantauan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta dan tertuang dalam Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 959 Tahun 2020, menunjukkan bahwa PSBB perlu diperpanjang selama 14 hari ke depan apabila kasus positif corona belum turun secara signifikan.

Kasus Covid-19 Selandia Baru Turun, Aturan Penggunaan Masker Dilonggarkan

Halaman: 
Penulis : Iskandar