logo


Gatot Nurmantyo Serukan Nonton Bareng Film G30S/PKI, Maman: Musuh Kita Bukan Bayangan Hantu Masa Lalu

Maman menilai seharusnya masyarakat diimbau untuk merekatkan kebersamaan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

25 September 2020 06:00 WIB

Ketua Umum KITA, Maman Imanulhaq
Ketua Umum KITA, Maman Imanulhaq Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Koordinator Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) KH Maman Imanulhaq mengkritik seruan Gatot Nurmantyo terkait ajakan nonton bareng film G30S/PKI. Dia menilai seruan tersebut merupakan sesuatu yang naif dan terkesan tak punya sense of pandemic.

Menurutnya, seharusnya masyarakat diimbau untuk merekatkan kebersamaan dalam menghadapi pandemi Covid-19, alih-alih berkutat pada isu kebangkitan PKI.

"Daripada mengumumkan (pengibaran bendera merah putih) setengah tiang, justru sebaiknya hari ini kita harus mengobarkan semangat kebersamaan untuk menghadapi Covid-19 ini bersama-sama. Musuh kita bukan bayangan hantu masa lalu," kata pria yang karib disapa Kang Maman itu, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/9).


KAMI Ajak Kibarkan Bendera Setengah Tiang, Maman: Tidak Memiliki Sense of Pandemic

Sebelumnya, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo angkat bicara perihal pencopotan dirinya sebagai Panglima TNI pada 2017 lalu. Gatot mengutarakan, pencopotan dirinya didasari oleh perintahnya kepada seluruh jajaran TNI maupun masyarakat untuk memutar film G30S PKI.

Gatot menyatakan perintah yang diberikannya itu bertujuan agar jajaran TNI maupun masyarakat tahu sejarah tentang gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI). Terlebih, ia mengaku mengendus kebangkitan PKI gaya baru.

Gatot Kaitkan Nobar G30S/PKI dengan Pencopotan Jabatan, NasDem: Namanya Politik Muslihat

Halaman: 
Penulis : Iskandar