logo


Gatot Kaitkan Nobar G30S/PKI dengan Pencopotan Jabatan, NasDem: Namanya Politik Muslihat

Menurutnya, pernyataan Gatot tersebut aneh karena Presiden Joko Widodo ikut menonton film tersebut.

24 September 2020 18:46 WIB

Willy Aditya
Willy Aditya Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengaitkan pergantian dirinya sebagai Panglima TNI dengan perintah menonton film G30S/PKI.

Ketua DPP NasDem, Willy Aditya menilai bahwa Gatot memainkan politik muslihat.

"Itu namanya politik muslihat. Amat disayangkan sebenarnya karena politik semacam itu jauh dari mencerdaskan kehidupan bangsa. Itu jenis politik receh yang hanya bertujuan mengaduk-aduk emosi massa saja. Politik kita tidak rasional jadinya," kata Willy kepada wartawan, Kamis (24/9).


Maman: Film G30S/PKI Adalah Sebuah Tafsir Sejarah yang Ditulis oleh Nalar Penguasa

Willy menyayangkan gaya politik Gatot tersebut. Menurutnya, Gatot meniru gaya politik Sengkuni.

"Kalau politik jadi emosional ya taruhannya luar biasa, dari nyawa sampai keutuhan negara. Dan itu sudah terjadi pada 2017 dan 2019 kemarin. Jadi saya amat menyayangkan gaya politik semacam ini. Apalagi datangnya dari seorang jenderal mantan panglima yang harusnya lekat dengan sikap-sikap kesatria dan patriotik. Ini malah gaya politik Sengkuni yang ditiru," ujarnya.

KAMI Ajak Kibarkan Bendera Setengah Tiang, Maman: Tidak Memiliki Sense of Pandemic

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata