logo


PDIP: Pergantian Jendral Gatot Nurmantyo Tak Ada Hubungan dengan Film G30S/PKI

Pergantian Gatot sebagai panglima TNI disebutnya tidak ada berhubungan dengan perintah untuk menonton film G30S/PKI.

24 September 2020 15:39 WIB

TB Hasanuddin.
TB Hasanuddin. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Politisi PDI Perjuangan, TB Hasanuddin menegaskan bahwa pergantian jabatan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai panglima TNI murni karena masa jabatannya sudah berakhir.

Pergantian Gatot sebagai panglima TNI disebutnya tidak ada berhubungan dengan perintah untuk menonton film G30S/PKI.

"Tak ada hubungannya sama sekali. Yang bersangkutan (Gatot Nurmantyo,-red) memang sudah mendekati selesai masa jabatannya dan akan segera memasuki masa pensiun," ujarnya di Jakarta, Kamis (25/9/2020).


Ahmad Dhani: Seharusnya TNI Lebih Lantang Menolak PKI, Bukan Habib Rizieq

Anggota Komisi I DPR RI ini memaparkan, Jendral Gatot Nurmantyo lahir di Tegal, tanggal 13 Maret 1960.

Dimana berdasaekan ketentuan, maka Gatot pensiun pada tanggal 1 April 2018. Gatot disebutnya naik menjadi Panglima TNI pada tanggal 8 Juli 2015 dan pergantian Panglima TNI dilakukan pada tanggal 8 Des 2017

"Kalau dihitung setelah selesai melaksanakan jabatan jadi Panglima TNI, masih ada sisa waktu 3 bulan sampai dengan akhir Maret, tapi itu hal yang lumrah,” kata dia.

“Tidak harus lepas jabatan itu tepat pada masa pensiun, banyak perwira tinggi sebelum pensiun sudah mengakhiri jabatannya," tuturnya.

Menurut Hasanuddin, mengacu pada Pasal 13 UU TNI nomer 34 tahun 2004, ayat (1) TNI dipimpin oleh seorang Panglima.
Kemudian pada ayat (2) berbunyi : Panglima sebagaimana di maksud pada ayat 1 diangkat dan diberhentikan oleh Presiden setelah persetujuan DPR .

Ia mengatakan, pengangkatan Jendral Gatot Nurmantyo itu dengan persetujuan DPR, dan pemberhentian pun atas persetujuan DPR juga.

DPR, ketika itu telah menyepakati untuk memberhentikan yang bersangkutan dan mengangkat Panglima TNI yang baru. Seluruh fraksi di DPR semuanya aklamasi setuju memberhentikan Panglima TNI Gatot Nurmantyo .

"Jadi tak ada permasalahan yang harus diramaikan, pergantian Panglima TNI merupakan hak preogatif presiden dan hal yang biasa. Tak ada hubungannya dengan nobar film G30s/PKI, jadi jangan melebar kemana-mana. Jabatan itu tak ada yang abadi, pada suatu saat ada akhirnya,” pungkasnya.

Maman: Film G30S/PKI Adalah Sebuah Tafsir Sejarah yang Ditulis oleh Nalar Penguasa

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar