logo


Sindir Deklarasi KAMI, Luhut: Jangan Sok Paling Bersih

Luhut menyatakan siapa saja yang merasa tersindir, agar merenungkan kembali niat untuk menggelar kegiatan politik mereka di tengah Covid-19.

24 September 2020 05:45 WIB

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman (Menko Kemaritiman), Luhut Binsar Pandjaitan.
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman (Menko Kemaritiman), Luhut Binsar Pandjaitan. JITUNEWS/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan memperingatkan pihak yang masih mencari panggung di masa pandemi Covid-19.

Luhut menyindir kelompok yang menggelar acara untuk melakukan deklarasi politik di tengah pandemi. Dia meminta orang yang terlibat dalam gerakan tersebut untuk menahan birahi politiknya karena kegiatannya dinilai membahayakan masyarakat.

"Jadi misal ada orang kumpul ramai, itu misalnya ada orang itu yang pikiran politik, ya dikontrol lah birahi kekuasaanya dulu. Karena akibat dari dia itu, tahu engga ada klaster, sadar gak dia dengan kumpul rame itu bisa ada yang kena (Covid-19) dan bisa mati," kata Luhut dalam program Mata Najwa, ditayangkan langsung di Trans7, Rabu (23/9) malam.


Gatot Nurmantyo Klaim Endus Kebangkitan PKI Sejak 2008

Meski tak menyebut secara spesifik, sindiran Luhut disinyalir tertuju pada Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dibesut oleh sejumlah tokoh seperti Din Syamsuddin, Gatot Nurmantyo, dan sebagainya.

Luhut menyatakan siapa saja yang merasa tersindir, agar merenungkan kembali niat untuk menggelar kegiatan politik mereka.

"Siapa saja yang merasa itu renungkan. Kau sebagai warga negara, renungkan setiap tindakan kamu dalam situasi krisis macam ini. Jangan kamu sok paling pahlawan sendiri, sok paling bersih," jelasnya.

Gabung KAMI, Gatot Nurmantyo Ingin Jaga Pancasila Agar Tak Diganti

Halaman: 
Penulis : Iskandar