logo


Kaitkan Pergantian Panglima TNI dengan Pemutaran Film G30S/PKI, Istana Sebut Gatot Nurmantyo Kebablasan

Donny menjelaskan pergantian panglima TNI memang harus rutin dilakukan, bukan karena pernyataan Gatot.

24 September 2020 06:00 WIB

Gatot Nurmantyo.
Gatot Nurmantyo. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Tenaga Ahli Kedeputian Kantor Staf Presiden (KSP) Donny Gahral Adian menyoroti pernyataan Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang mengaitkan pencopotannya dengan pemutaran film G30S/PKI.

Sebelumnya, mantan panglima TNI itu mengungkapkan hal tersebut dalam video yang ditayangkan di kanal Youtube Hersubeno Arief.

Menurutnya, pengakuan Gatot yang menyebut pergantian panglima TNI didasari permintaan nonton bareng film gerakan komunis itu sangat kebablasan.


Gabung KAMI, Gatot Nurmantyo Ingin Jaga Pancasila Agar Tak Diganti

"Jadi saya kira terlalu jauh dan agak kebablasan mengaitkan antara pemutaran film G30S dengan pencopotan beliau," kata Donny, seperti dikutip dari Tagar, Kamis (24/9).

Donny menjelaskan bahwa Gatot keliru dalam menyatakan peristiwa itu. Menurutnya, pergantian panglima TNI memang harus rutin dilakukan, bukan karena pernyataan Gatot.

"Kalau untuk itu kan karena memang situ sudah masa jabatan pak Gatot sudah selesai dan memang sudah waktunya pergantian rutin pimpinan TNI. Jadi tidak ada hubungannya sama sekali dengan pemutaran G30S," terang Donny.

Gatot Kaitkan Perintah Nobar G30S/PKI dengan Pergantian Jabatan, KSP: Itu Hubungan Dibuat-buat

Halaman: 
Penulis : Iskandar