logo


PBB Khawatir Situasi Hubungan AS-China Berubah Jadi Perang Dingin Baru

Sekertaris Jenderal PBB Antonio Guterres khawatir jika meningkatnya ketegangan antara AS dengan China berubah menjadi sebuah perang dingin baru

23 September 2020 17:58 WIB

AS-China
AS-China istimewa

JENEWA, JITUNEWS.COM - Sekertaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengaku sangat khawatir jika meningkatnya ketegangan antara China dan Amerika Serikat akan memicu terjadinya perang dingin baru yang akan menjadi ancaman serius terhadap perdamaian dan stabilitas dunia.

"Kita harus melakukan semuanya untuk mencegah terjadinya perang dinging baru," kata Antonio Guterres saat membuka Sidang Umum PBB yang digelar secara virtual pada Selasa (22/9).

"Kita tidak dapat menerima sebuah masa depan dimana dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia memecah dunia dalam sebuah retakan besar, yang masing-masing memiliki aturan finansial, perdagangan sendiri, internet, dan kemampuan kecerdasan buatan sendiri," tambahnya.


Trump Sebut Joe Biden Gunakan Masker untuk Sembunyikan Bekas Operasi Plastik

"Perpisahan ekonomi dan teknologi beresiko menjadi perpisahan geo-strategi dan militer. Kita harus mencegah itu terjadi, bagaimanapun juga," lanjutnya.

Pernyataan dan peringatan tersebut muncul usai Washington dan Beijing diketahui 'bertarung' dalam sejumlah isu, mulai dari perang dagang, teknologi, hingga isu pandemi Covid-19. Amerika Serikat sendiri belakangan ini juga meningkatkan dukungan mereka terhadap Taiwan, dimana China mengklaim Taiwan merupakan wilayah kekuasaan mereka.

Donald Trump sendiri juga meminta PBB untuk meminta pertanggung jawaban dari China yang telah menyebarkan virus Corona Covid-19 dimana lebih dari 200 ribu warga AS dan hampir 1 juta orang di seluruh dunia menjadi korban jiwa setelah terinfeksi virus tersebut.

Sementara itu, Dubes China membantah pernyataan tersebut dan menyebut tuduhan Trump tersebut tidak berdasar.

"Saat ini, dunia lebih membutuhkan solidaritas dan kerjasama, bukan konfrontasi," kata Dubes China untuk PBB Zhang Jun dalam sidang PBB tersebut.

"Kita perlu saling meningkatkan keyakinan dan kepercayaan, dan bukan menyebarkan virus politik," tandasnya.

Minta AS Cabut Aturan Pembatasan Perdagangannya, Huawei: Kami Masih Ingin Beli Produk AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia