logo


KITA Desak Jokowi Dengarkan Usulan NU dan Muhammadiyah

Menurutnya tugas pemerintah adalah menjaga keselamatan warga negara termasuk melindungi dari kematian akibat virus Covid-19.

23 September 2020 17:15 WIB

Deklarasi KITA Banten
Deklarasi KITA Banten Istimewa

TANGSEL, JITUNEWS.COM- Ketua Majelis Hikmah KITA Banten, Kiai Roni Tobaroni mengatakan pemerintah harus mendengar usulan ormas NU, Muhamadiyah, Alwasliyah dan beberapa komponen masyarakat terkait penundaan pilkada serentak tanggal 9 Desember 2020.

Menurutnya tugas pemerintah adalah menjaga keselamatan warga negara termasuk melindungi dari kematian akibat virus Covid-19.

“Presiden Jokowi harus sensitif terhadap usulan yang disampaikan ormas-ormas besar tersebut. Karena menyangkut jiwa, kesehatan dan Keselamatan Masyarakat,” ujar Roni saat deklarasi KITA Banten, Rabu (23/9/2020).


Di Hari Asyura, KITA Gelar Santunan Anak Yatim dan Doa untuk Indonesia

Pada kesempatan yang sama, Sekjen KITA, Ayep Zaki menambahkan bahwa dari 45 Dewan Perwakilan seluruh Indonesia, sebagian besar meminta Pemerintah menunda Pilkada dan Pilkades.

Zaki mengatakan kalaupun pilihan pemerintah pilkada tetap tidak bisa ditunda, maka Kita meminta harus ada mekanisme yang menjamin keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Dan yang tak kalah pentingnya harus ada lembaga pendampingan yang mengawal dan mengevaluasi hal tersebut.

“Alhamdulillah, Mendagri sudah memutuskan untuk menunda Pilkades. Tinggal Pilkada. Jokowi harus tegas memegang komitmen untuk menjaga kesehatan dan keselamatan rakyat Indonesia,”ucap Zaki.

Luncurkan Wirajiwa di Bandung, KITA: Normalitas Baru, Butuh Moralitas Baru

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar