logo


Kasus Covid-19 Naik, Inggris Perketat Aturan PSBB dengan Sanksi Denda yang Ditingkatkan

Menlu Inggris Dominic Raab mengatakan bahwa dalam melakukan pengawasan terhadap aturan PSBB, pihaknya akan bekerja sama dengan petugas kepolisian dan militer

23 September 2020 16:44 WIB

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab
Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab business insider

LONDON, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab pada Rabu (23/9) mengatakan bahwa pemerintah Inggris tidak dapat memberlakukan kebijakan lockdown total secara nasional meskipun angka kasus Covid-19 terus meningkat.

Oleh karena itu, mereka hanya memperketat aturan pembatasan sosial dan peningkatan nilai sanksi denda bagi pelanggar aturan protokol kesehatan.

Ia juga mengkritisi sejumlah tokoh politisi Inggris yang berupaya menakut-nakuti rakyat usai Perdana Menteri Boris Johnson menyinggung adanya keterlibatan pihak kepolisian dan militer dalam membantu menertibkan aturan protokol kesehatan.


NASA Bakal Kirim Astonot Wanita Pertama Mereka untuk Mendarat di Bulan pada Tahun 2024

"Jika mereka dapat mengurangi kapasitas (keterlibatan) polisi...mereka tentunya akan melakukannya," kata Raab dikutip dari Sputnik News pada Rabu (23/9).

Raab menjelaskan bahwa ditingkatkannya nilai sanksi denda terpaksa diberlakukan untuk membuat masyarakat berpikir dua kali sebelum melanggar aturan protokol Covid-19. Ia mengatakan bahwa saat ini masih belum ada satu pun cara atau pun obat yang manjur dalam menghentikan wabah Covid-19. Oleh karena itu, masyarakat perlu disiplin dalam mengikuti semua protokol kesehatan yang ada.

"Jika semua orang saat ini menariknya secara bersama-sama, mengingat kita telah melihat adanya puncak wabah Covid-19 sebelumnya, kita pasti akan mampu melewati beberapa bulan musim dingin dan akan ada cahaya di ujung terowongan pada tahun depan," tambahnya.

Pada Selasa (22/9), Perdana Menteri Boris Johnson mengumumkan adanya aturan pembatasan sosial yang baru di Inggris yang akan berlaku hingga enam bulan ke depan. Aturan pembatasan sosial baru tersebut mencakup diperpanjangnya aturan kewajiban penggunaan masker, pemberian sanksi denda yang lebih tinggi bagi semua orang yang terbukti melanggar aturan penggunaan masker atau berkumpul lebih dari enam orang, pembatasan jam operasional rumah makan, bar dan pub, dan lain-lain.

Presiden Venezuela Sebut Trump Tugaskan CIA untuk Menyusup dan Serang Negaranya

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia