logo


Arab Saudi Izinkan Umroh, Kemenag Sebut Ada 3 Tahapan

Nizar mengatakan ada syarat tertentu yang ditetapkan bagi warga negara asing yang akan melakukan umroh.

23 September 2020 14:25 WIB

Kabah di Mekkah.
Kabah di Mekkah. cendekia.sch.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama, Nizar Ali, menjelaskan tentang kabar Kerajaan Arab Saudi membuka kembali perjalanan ibadah umroh.

"Saya rasa, memang ini isu aktual baru tadi malam kita terima dimana ada pengumuman resmi dari pemerintah Arab Saudi yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri karena yang punya otoritas terkait dengan ini," kata Nizar dalam rapat bersama Komisi VIII DPR, di MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (23/9).

Nizar menjelaskan bahwa pembukaan perjalanan umroh dilakukan dalam tiga tahapan. Pertama, pada 4 Oktober 2020 Kerajaan Arab Saudi mengizinkan warga Arab Saudi dan ekspatriat melakukan perjalanan dengan kapasitas maksimal 30 persen.


Bertemu Dubes Arab Saudi, Menag Sebut 70% Kuota Haji untuk Ekspatriat

"Ada tiga hal yang harus saya sampaikan pertama, pemerintah Arab Saudi itu mengizinkan warga negara Saudi dan ekspartriat yang tinggal Saudi atau mukimin untuk menunaikan ibadah umrah mulai 4 Oktober 2020. Ini dibatasi 30 persen saja, karena 30 persen dari kapasitas Masjidil Haram," ujar Nizar.

Tahap kedua, umroh dibuka 18 Oktober 2020 dengan kapasitas jemaah menjadi 75 persen.

Kemenag Sebut Sertifikasi Penceramah untuk Saring Dai Paham Radikal

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata