logo


Gabung KAMI, Gatot Nurmantyo Ingin Jaga Pancasila Agar Tak Diganti

Gatot meyakini KAMI mampu mempertahankan Pancasila dari pihak yang ingin mengubah dasar negara tersebut.

23 September 2020 11:26 WIB

Gatot Nurmantyo.
Gatot Nurmantyo. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM -Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengungkapkan alasan bergabung di Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Mantan Panglima TNI itu berniat menjaga Pancasila sebagai dasar negara dari pihak yang ingin mengubahnya.

Bersama KAMI, Gatot juga ingin menghentikan kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI). Menurutnya, bangkitnya gerakan komunis itu terlihat dengan adanya Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP), dan pergantian hari kelahiran Pancasila 1 Juni.

"1 Juni ini adalah konsep Trisila dan Ekasila yang disampaikan oleh Bung Karno. Dalam pasal 29 UUD 1945 itu mengatakan bahwa dasar negara Indonesia adalah berketuhanan yang maha esa. Tetapi dalam RUU HIP diganti keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Yang dikatakan dasar adalah, bahwa sila yang pertama itu mendasari sila ke-2, 3, 4, dan 5. Itu ketuhanan yang maha esa," tutut Gatot di akun YouTube Hersubeno Poin, seperti dikutip jitunews.com, Rabu (23/9).


Pilkada Tak Ditunda Meski Pandemi Covid-19, KAMI Sebut Pemerintah dan DPR Keras Kepala

Gatot menilai RUU HIP memuat isi dari manifesto yang disampaikan oleh DN Aidit pada 1963 silam. Ia mengaku tak akan membiarkan Pancasila digeser oleh ideologi lain.

"Jadi, kalau Pancasila ini akan diubah, sedangkan dalam pembukaan UUD 1945 mengatakan bahwa dasar negara adalah ketuhanan yang maha esa dan seterusnya. Kalau Pancasila diganti, berarti telah merubah negara ini. Siapa lagi kalau bukan itu adalah PKI," ujarnya.

"Kejadian yang lain-lainnya itu akan memperjelas semuanya. Bahkan sekarang pun tidak dihapus, tetapi ditunda saja. Mereka bersikeras seperti ini," tambah Gatot.

Dia menyatakan sudah bersumpah untuk tetap setia menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Gatot meyakini KAMI mampu mempertahankan Pancasila dari pihak yang ingin mengubah dasar negara tersebut.

"Berdasarkan itulah saya bergabung dan bangkit bersama-sama dengan KAMI untuk menjaga agar jangan sampai Pancasila diganti. Dan saya yakin, peristiwa kelam akan berulang apabila itu digetok menjadi undang-undang. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana pertumpahan darah yang terjadi. Ini latarbelakangnya," tandasnya.

Gatot Nurmantyo Klaim Endus Kebangkitan PKI Sejak 2008

Halaman: 
Penulis : Iskandar