logo


Sadiaga Gabung Timses Bobby Nasution, Novel: Ada Keuntungan di Depan Mata

Sandiaga disebutnya telah menghitung untung rugi dalam mengambil keputusan tersebut, lantaran mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga merupakan seorang pengusaha.

22 September 2020 16:48 WIB

Sekretaris Jenderal DPD Front Pembela Islam (FPI) Jakarta, Habib Novel Bamukmin
Sekretaris Jenderal DPD Front Pembela Islam (FPI) Jakarta, Habib Novel Bamukmin Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin menyoroti masuknya Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno kedalam struktur tim pemenangan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution di Pilkada Medan 2020.

Sandiaga disebutnya telah menghitung untung rugi dalam mengambil keputusan tersebut, lantaran mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga merupakan seorang pengusaha.

“Beliau (Sandi) itu kan pengusaha, sudah otomatis beliau sudah sangat piawai menghitung untung rugi,” ujar Novel di Jakarta, Selasa (23/9/2020).


Pemerintah Dinilai Tidak Tegas Membuat Aturan Sesuai Protokol Covid-19

Novel menduga ada keuntungan yang sudah menanti sehingga Sandiaga bersedia menjadi timses menantu Jokowi.

“Dan sepertinya keuntungan di depan mata sudah sangat dikalkulasi dengan matang sehingga berani tampil sebagai tim pemenangan mantu Jokowi," tuturnya.

Dalam hal ini, Novel menyebut bahwa soal kalkulasi untung rugi merupakan hak Sandiga meski hal itu mengorbankan amanat rakyat yang dititipkan kepadanya di Pilpres 2019.

"Tapi gimana juga kalau sudah bicara untung rugi itu haknya seseorang walau mengorbankan amanat dari rakyat yang ketika itu dipercaya untuk merubah nasib bangsa yang terpuruk dengan menjadi lawan pada capres Jokowi ketika itu," tukasnya.

Mahfud Jelaskan Alasan Jokowi Tak Tunda Pilkada 2020

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar