logo


Soal Sanksi Baru untuk Presiden Maduro, Venezuela: Tindakan Arogan dari Pemerintah AS

Pemerintah Venezuela menolak dan mengecam keputusan AS yang menjatuhkan sanksi baru untuk Presiden Nicolas Maduro

22 September 2020 16:43 WIB

Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Presiden Venezuela Nicolas Maduro istimewa

CARACAS, JITUNEWS.COM - Kementerian Luar Negeri Venezuela mengecam keputusan AS untuk menjatuhkan sanksi terhadap Presiden Nicolas Maduro. Mereka menilai sanksi tersebut adalah sebuah tindakan agresi yang dilakukan oleh AS.

"Di depan komunitas internasional, Pemerintah Venezuela menolak dan mengecam adanya agresi baru yang dilakukan oleh pemerintah AS, yang telah mengumukan adanya sanksi secara sepihak terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro tanpa adanya dasar bukti," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Venezuela dikutip dari Sputnik News pada Selasa (22/9).

Menurut mereka, pengumuman sanksi tersebut adalah salah satu dari upaya AS dalam mengabaikan kelembagaan PBB, khususnya Dewan Keamanan PBB.


Mike Pompeo Umumkan Sanksi Baru AS untuk Iran dan Presiden Venezuela

"Sanksi baru terhadap sejumlah negara (Iran dan Venezuela) tersebut mengkonfirmasi bahwa pemerintah AS tidak menghormati keputusan apapun yang disepakati secara bersama (oleh PBB) guna mempertahankan keamanan dan perdamaian internasional," tambahnya.

Venezuela juga menganggap sanksi baru tersebut tidak "mengintimidasi mereka dan merupakan tindakan arogan dari pemerintah AS yang berupaya untuk mencegah mereka dalam menjalin kerja sama perdagangan yang bebas dengan Republik Islam Iran dan negara lainnya."

AS Jatuhkan Sanksi Baru kepada Iran, Dubes Iran: Tanda-tanda Putus Asa

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia