logo


Mike Pompeo Umumkan Sanksi Baru AS untuk Iran dan Presiden Venezuela

Menlu AS Mike Pompeo mengumumkan bahwa pemerintah AS menjatuhkan sanksi baru kepada sejumlah pejabat di pemerintahan Iran dan untuk Presiden Venezuela Nicolas Maduro

22 September 2020 15:53 WIB

Sekretaris Negara AS Mike Pompeo
Sekretaris Negara AS Mike Pompeo istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo pada Senin (21/9) mengumumkan bahwa pihaknya akan menjatuhkan sanksi baru terhadap sejumlah pejabat di pemerintahan Iran, termasuk Kementerian Pertahanan Iran, yang telah terlibat dalam sejumlah program pengembangan rudal dan nuklir negara Timur Tengah tersebut.

"Hari ini, saya akan mengambil tindakan pertama di bawah perintah eksekutif dengan menjatuhkan sanksi kepada Kementerian Pertahanan dan Logistik Angkatan Bersenjata Iran, dan (kepada) Organisasi Industri Pertahanan Iran beserta direktur mereka," kata Pompeo kepada para wartawan dikutip dari Sputnik News pada Selasa (22/9).

Selain menjatuhkan sanksi terhadap Iran, Pompeo juga menjatuhkan sanksi baru AS terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro karena telah memperkuat hubungan diplomatik dengan Iran.


Oposisi Belarus Desak Uni Eropa Berani Jatuhkan Sanksi terhadap Pemerintahan Lukashenko

"Kami juga akan menjatuhkan sanksi terhadap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Selama hampir dua tahun belakangan ini, sejumlah pejabat korup di Teheran telah menjalin kerja sama dengan pemerintah Venezuela yang melanggar sanksi embargo senjata PBB," ujarnya.

Pada pertengahan bulan Agustus lalu, Pompeo mengatakan bahwa permohonan perpanjangan pemberlakuan sanksi embargo senjata terhadap Iran telah ditolak oleh Dewan Keamanan PBB. Meski demikian, pemerintahan Donald Trump akan terus berupaya melakukan semua yang dapat mereka lakukan untuk memastikan Iran tidak lagi dapat melakukan transaksi jual-beli senjata dengan negara manapun.

Adapun terkait hubungan antara Iran dengan Venezuela, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Mousavi pada bulan Juni silam telah menyatakan bahwa pihaknya siap untuk melanjutkan pengiriman minyak ke Venezuela jika "Caracas meminta suplai tambahan dari Iran". Pernyataan tersebut muncul usai lima kapal tanker Iran diketahui mengirimkan lebih dari satu juta barel minyak ke Venezuela yang pada saat itu tengah mengalami persediaan minyak karena terdampak sanksi dari AS.

Snowden Bakal Bayar Pemerintah AS untuk Semua Rahasia Negara yang Ia Bocorkan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia