logo


Mahfud Jelaskan Alasan Jokowi Tak Tunda Pilkada 2020

Jokowi memutuskan tetap melaksanakan Pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19 setelah mendapat masukan

22 September 2020 15:28 WIB

Mahfud MD dan Joko Widodo
Mahfud MD dan Joko Widodo Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo memutuskan Pilkada 2020 tetap digelar sesuai jadwal yaitu 9 Desember 2020. Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan bahwa Jokowi mendengarkan masukan dari Muhammadiyah dan PBNU untuk menunda pelaksanaan pilkada.

"Presiden telah mendengar dan mempertimbangkan usul-usul dari masyarakat, semuanya didengar, yang ingin menunda, yang ingin melanjutkan. Dari ormas-ormas besar seperti dari NU, dari Muhammadiyah, pun pendapat yang berbeda, semuanya didengar. Presiden berkali-kali mengadakan rapat atau pembicaraan hal ini secara khusus untuk membicarakannya," ujar Mahfud dalam rapat koordinasi persiapan Pilkada Serentak 2020 yang disiarkan dalam YouTube Kemenko Polhukam, Selasa (22/9).

Jokowi memutuskan tetap melaksanakan Pilkada 2020 di tengah pandemi Covid-19 setelah mendapat masukan dari pimpinan dan lembaga di bidang Polhukam.


Jawab GNPF Soal Pilkada, Gerindra: Tidak Ada Hubungan dengan Anak Mantu Jokowi yang Maju

"Presiden berpendapat bahwa Pilkada tidak perlu ditunda dan tetap dilaksanakan dan pendapat presiden ini sudah disalurkan ke Mendagri agar disampaikan ke DPR, KPU, Bawaslu, DKPP dan sebagainya yang juga dilakukan kemarin. Jadi pembicaraan sudah mendalam," kata Mahfud.

Mahfud mengungkapkan alasan Jokowi tidak menunda pelaksanaan Pilkada 2020. Pertama untuk menjamin hak konstitusional rakyat untuk memilih dan dipilih.

Pemerintah Dinilai Tidak Tegas Membuat Aturan Sesuai Protokol Covid-19

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata