logo


Jawab GNPF Soal Pilkada, Gerindra: Tidak Ada Hubungan dengan Anak Mantu Jokowi yang Maju

GNPF menyinggung digelarnya Pilkada 2020 karena anak dan menantu Presiden Joko Widodo maju.

22 September 2020 13:47 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sodik Mudjahid. Jitunews/Latiko Aldilla DIrga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - GNPF-Ulama Sumatera Utara (Sumut) meminta Pilkada 2020 ditunda. GNPF menyinggung digelarnya Pilkada 2020 karena anak dan menantu Presiden Joko Widodo maju.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi II DPR Fraksi Gerindra, Sodik Mujahid, mengatakan bahwa pelaksanaan Pilkada 2020 tidak ada hubungannya dengan Gibran Rakabuming dan Bobby Nasution maju.

"Lanjut atau tidaknya Pilkada sama sekali tidak ada hubungan dengan anak-mantu Jokowi yang maju dalam pilkada, peserta pilkada ada 300-an," ujar Sodik kepada wartawan, Selasa (22/9).


Pilkada 2020 Tak Ditunda Meski Covid-19 Belum Reda, Andi Arief Khawatirkan Penambahan Luas Pemakaman

Sodik menjelaskan bahwa lanjut tidaknya pilkada diputuskan oleh Mendagri Tito Karnavian bersama Komisi II, KPU, Bawaslu, dan DKPP. Sodik mengatakan Pilkada 2020 tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan.

"Hasilnya adalah Pilkada dapat dilaksanakan dengan beberapa catatan, yakni peningkatan pelaksanaan protokol Covid, untuk peningkatan pelaksanaan Covid, maka harus ada aturan diskualifikasi bagi calon pelanggaran protokol Covid," jelasnya.

Pilkada 2020 Tetap Digelar Desember, GNPF: Jangan Gara-gara Anak dan Menantunya Maju

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata