logo


Pilkada 2020 Tetap Digelar Desember, GNPF: Jangan Gara-gara Anak dan Menantunya Maju

GNPF-Ulama Sumatera Utara (Sumut) melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan untuk menuntut penundaan Pilkada.

22 September 2020 13:34 WIB

Ilustrasi.
Ilustrasi. Istimewa

MEDAN, JITUNEWS.COM - Pemerintah tetap menyelenggarakan Pilkada 2020 sesuai jadwal yaitu pada 9 Desember 2020.

GNPF-Ulama Sumatera Utara (Sumut) melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan untuk menuntut penundaan Pilkada.

"Kita akan terus berjuang sampai akhir, PN kan belum menyidangkan gugatan kita, jadi masih berharap PN berpikir jernih," kata Ketua Pokja Pilkada GNPF-Ulama Sumut Tumpal Panggabean, Selasa (22/9).


Tak Masalah Pilkada Ditunda, Gibran: Saya Kan Sudah Bikin Kampanye Tanpa Tatap Muka

Ia berharap Presiden Joko Widodo tidak memaksakan kehendaknya untuk tetap menggelar pilkada.

"Kita berharap kepada Presiden Jokowi agar tidak memaksakan kehendaknya. Jangan gara-gara anak dan menantunya maju pilkada, lalu keselamatan orang ramai, keselamatan rakyat tidak diperhatikan," ujarnya.

Ia ingin pilkada ditunda karena situasi pandemi virus corona (Covid-19) yang berisiko terjadi penularan.

"Cobalah berpikir jernih pak Presiden, dan seluruh stafnya, dan seluruh stakeholder yang ada. Situasi ini semakin tidak baik, kecuali Presiden, pemerintah, sudah menemukan vaksin dan bisa memberi vaksin kepada rakyat. Ada jaminan. Kalau seperti ini kan tidak ada," jelas Tumpal.

Pilkada 2020 Tak Ditunda Meski Covid-19 Belum Reda, Andi Arief Khawatirkan Penambahan Luas Pemakaman

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata