logo


Pilkada 2020 Tetap Digelar, Rizieq Shihab: Bukti Nyata Kegilaan Rezim Jokowi

Rizieq menyerukan kepada masyarakat untuk ikut menyuarakan penundaan Pilkada 2020 hingga pandemi Covid-19 berakhir.

22 September 2020 10:15 WIB

Habib Rizieq
Habib Rizieq Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Keputusan Presiden Joko Widodo tak menunda Pilkada 2020 meski di tengah pandemi Covid-19 mendapat kritikan dari sejumlah pihak. Sebelumnya, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menolak wacana tersebut karena dinilai dapat membahayakan masyarakat.

Tak hanya NU dan Muhammadiyah, desakan juga datang dari Imam Besar Front Pembela Islam (IB FPI) Habib Rizieq Shihab.

Melalui pengacaranya, Rizieq menyampaikan bahwa penundaan Pilkada sangat perlu dilakukan karena pandemi Covid-19 di Indonesia kian tak terkendali.


Potensi Konflik, Hasto Minta Istilah Perang Badar Tak Digunakan di Pilkada 2020

“Pilkada di tengah pandemi bukti nyata kegilaan rezim Jokowi,” ujar kuasa hukum Rizieq, Damai Hari Lubis, menirukan apa yang disampaikan kliennya, seperti dilansir dari RMOL, Selasa (22/9).

Rizieq juga menyerukan kepada masyarakat untuk ikut menyuarakan Pilkada ditunda sampai pandemi benar-benar reda.

“Demi faktor kemanusiaan, tunda Pilkada 2020 sampai dengan pandemi reda,” tandasnya.

Jubir Jokowi Tegaskan Pilkada Tak Ditunda, Muhammadiyah: Kasihan Rakyat Harus Menanggung Risiko Covid-19

Halaman: 
Penulis : Iskandar