logo


Mantan Ketua MK Soal Pilkada: Mudarat Menunda Jauh Lebih Besar dan Kacau

Jimly menyarankan pihak penyelenggara untuk memperketat protokol kesehatan di semua tahapan.

22 September 2020 04:15 WIB

Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie.
Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Pilkada 2020 pada Desember nanti.

Hal itu disampaikan untuk menanggapi banyaknya permintaan agar pesta demokrasi itu ditunda karena pandemi Covid-19 masih mengkhawatirkan.

“Kian banyak yang saran Pilkada ditunda. Tapi kalo ditimbang-timbang secara menyeluruh, mudarat nunda jauh lebih besar dan kacau,” tulis Jimly di akun Twitternya, dilihat pada Selasa (22/9).


Pilkada 2020 Tak Ditunda, Ruhut: Agar Tidak Mengganggu Mekanisme Kepemimpinan

Eks Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) itu lantas menyarankan kepada pihak penyelenggara Pilkada untuk memperketat protokol kesehatan di semua tahapan, termasuk peniadaan kampanye fisik.

“Lebih baik perketat protokol kesehatan. Kampanye fisik ditiadakan, semua pake virtual & medsos & pungutan suara juga diperpanjang agar voter tidak numpuk di waktu yang sama. Yang langgar, coret,” sarannya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo melalui Jubirnya, Fadjroel Rachman mengatakan, tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah tetap dilaksanakan pada 9 Desember kendati pandemi Covid-19 belum mereda.

Pilkada Bisa Ditunda, Pemulihan Ekonomi Bisa Ditunda, Nyawa Rakyat Tak Bisa Ditunda

Halaman: 
Penulis : Iskandar