logo


Taiwan Sebut Militernya Berhak Serang Balik China Daratan

Taiwan mengancam akan melakukan serangan balik kepada China usai militer China berulang kali mencoba memasuki wilayah udara mereka

21 September 2020 16:33 WIB

Taiwan-China
Taiwan-China istimewa

TAIPEI, JITUNEWS.COM - Pemerintah Taiwan pada Senin (21/9) menyatakan bahwa pasukan militer mereka berhak untuk melakukan serangan balik usai China pada pekan lalu mengirim belasan pesawat tempur mereka memasuki wilayah pertahanan udara Taipei yang "mengancam dan melecehkan" kedaulatan negara Taiwan.

Pada Jumat dan Sabtu akhir pekan lalu, sejumlah pesawat militer China terbang diatas Selat Taiwan dan memasuki wilayah udara Taiwan. Namun, pesawat-pesawat tersebut berhasil dihalau dan diusir keluar.

Dalam sebuah pernyataan tertulis, Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan bahwa telah menjadi prosedur yang jelas untuk mereka respon ditengah "tingginya frekuensi pelecehan dan ancaman dari kapal perang dan pesawat udara musuh di tahun ini."


Kirim 18 Pesawat Pembom ke Selat Taiwan, Beijing Minta Taipei Tak Main Api

Kementerian tersebut juga mengatakan bahwa mereka mempunyai hak untuk "mempertahankan diri dan melakukan serangan balik".

Taiwan juga menambahkan bahwa mereka tidak akan melakukan provokasi, namun juga "tidak akan takut dengan kekuatan musuh."

Sementara itu, pihak Beijing bersikeras menyatakan bahwa mereka tidak pernah sekalipun melanggar batas wilayah negara manapun. Hal itu dikarenakan mereka mengklaim Taiwan masih merupakan wilayah kekuasaan pemerintah China Daratan.

"Taiwan bukanlah sebuah wilayah yang terpisah dari teritori China," kata Wang Wenbin, juru bicara Kementerian Luar Negeri China kepada para wartawan di Beijing, dikutip dari Reuters pada Senin (21/9).

"(Oleh karena itu) yang disebut sebagai perbatasan di Selat Taiwan tidak pernah ada," tambahnya.

Hanya 10 Persen Populasi Manusia yang Kebagian Vaksin Covid-19 di Tahun 2021

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia