logo


Pilkada 2020 Diminta Ditunda, Jubir Jokowi: Tetap Sesuai Jadwal

Pemerintah mengajak masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan agar tidak terjadi penyebaran virus corona yang lebih luas.

21 September 2020 13:28 WIB

kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman, mengatakan bahwa penyelenggaraan Pilkada 2020 tetap dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Fadjroel mengatakan bahwa Pilkada 2020 akan digelar dengan protokol kesehatan.

"Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 tetap sesuai jadwal, 9 Desember 2020, demi menjaga hak konstitusi rakyat, hak dipilih dan hak memilih. Pilkada harus dilakukan dengan disiplin protokol kesehatan ketat disertai penegakan hukum dan sanksi tegas agar tidak terjadi klaster baru Pilkada," kata Fadjroel dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/9).

Pemerintah mengajak masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan agar tidak terjadi penyebaran virus corona yang lebih luas.


Desak Pilkada Ditunda, KAMI: Ini Melanggar Janji Jokowi

"Pemerintah mengajak semua pihak untuk bergotong-royong mencegah potensi klaster baru penularan Covid-19 pada setiap tahapan Pilkada. Berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) No.6/2020, pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 harus menerapkan protokol kesehatan tanpa mengenal warna zonasi wilayah. Semua Kementerian dan Lembaga terkait, juga sudah mempersiapkan segala upaya untuk menghadapi Pilkada dengan kepatuhan pada protokol kesehatan dan penegakan hukum," jelasnya.

"Sekaligus menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia adalah negara demokrasi konstitusional serta menjaga keberlanjutan sistem pemerintahan demokratis sesuai dengan ideologi Pancasila dan konstitusi UUD 1945," kata Fadjroel.

Seperti diketahui, banyak pihak yang mengusulkan agar Pilkada 2020 ditunda. Hal itu bertujuan agar tidak terjadi penyebaran virus corona yang lebih luas lagi.

Sandiaga Jadi Tim Pemenangan Bobby, PKS: Apa Nggak Terlalu Lokal Sebagai Mantan Cawapres?

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata