logo


Corona Tembus 250 Ribu Kasus, Ekonom: Kita Butuh Panglima Perang yang Full Time

Ekonom minta pemerintah serius menangani wabah corona

21 September 2020 08:43 WIB

Politikus dan ekonom Faisal Basri
Politikus dan ekonom Faisal Basri sidomi.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ekonom senior, Fasal Basri meminta pemerintah serius menangani wabah Covid-19. Pasalnya, dalam kurun waktu 14 hari angka corona tembus mencapai 250 ribu kasus.

"Pertama itu butuh 115 hari dengan 50.000 kasus positif. Sementara saat ini 250.000 kasus hanya butuh waktu 14 hari," kata Faisal Basri saat webinar yang bertajuk 'Strategi Menurunkan Covid-19, Menaikkan Ekonomi', di Jakarta, Minggu (20/9/2020).

Menurutnya, apabila pemerintah tak serius menangani wabah Covid-19, maka bukan hal yang tidak mungkin kasus corona di Indonesia menembus satu juta kasus. Meningkatnya angka kasus positif, tentunya akan berdampak pada meningkatnya angka kematian akibat Covid-19.


Pandemi Covid-19, Arie Untung: Tak Ada yang Bisa Jamin Bulan Depan Kita Masih Bisa Sombong

Faisal mengatakan rendahnya tingkat tes Covid-19 menunjukkan bahwa pemerintah tidak serius dalam menangani pandemi ini. Ia mengatakan sampai saat ini belum ada perppu yang menangani Covid-19, yang ada hanya Perppu tentang APBN untuk meningkatkan sektor ekonomi.

"Virus ini sangat berbahaya sekali sehinga butuh panglima perang yang harus full time dan bukan kerja sambilan. Covid-19 ini sumber utama ketidakpastian," lanjutnya.

Desak Pilkada Ditunda, KAMI: Ini Melanggar Janji Jokowi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati