logo


AS Ancam Lakukan Hal Ini Jika PBB Tak Perpanjang Sanksi Embargo Senjata terhadap Iran

Sekjend PBB Antonio Guterres menegaskan bahwa dirinya tidak bisa menindaklanjuti permohonan AS soal perpanjangan sanksi embargo senjata terhadap Iran

20 September 2020 17:35 WIB

Sekretaris Negara AS Mike Pompeo
Sekretaris Negara AS Mike Pompeo istimewa

JENEWA, JITUNEWS.COM - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menegaskan bahwa dirinya tak dapat menindaklanjuti permohonan AS yang meminta PBB kembali menjatuhkan sanksi embargo senjata kepada Iran. Hal tersebut ia sampaikan di depan Dewan Keamanan PBB pada Sabtu (19/9).

Pada bulan lalu Menlu AS Mike Pompeo mengatakan bahwa pihaknya mengajukan 30 hari proses bagi Dewan Keamanan PBB untuk kembali menjatuhkan sanksi embargo senjata terhadap Iran. Namun 13 dari 15 perwakilan negara anggota Dewan Keamanan PBB menyatakan bahwa langkah AS tersebut tidak dapat diterima pasalnya Pompeo menggunakan mekanisme snapback dibawah kesepakatan nuklir tahun 2015 antara Iran dan komunitas internasional. AS sendiri telah keluar dari kesepakatan tersebut pada 2018 lalu.

"Ini bukanlah keputusan yang dapat diambil oleh sekretaris jenderal (PBB)," kata Guterres dikutip dari Reuters pada Minggu (20/9).


Sanksi TikTok Dibatalkan, Trump: Keamanannya 100 Persen

Guterres mengatakan bahwa dirinya tidak akan mengambil tindakan dalam menyediakan dukungan terhadap permohonan AS tersebut.

Sementara itu, Washington menegaskan mereka akan mengambil langkah sepihak jika PBB tidak dapat memproses permohonan sanksi embargo senjata terhadap Iran tersebut.

"Jika negara anggota PBB gagal memenuhi kewajiban mereka untuk mengimplementasikan sanksi tersebut, Pemerintah AS telah bersiap untuk menggunakan wewenang domestik dalam menjatuhkan konsekuensi bagi negara-negara yang tidak memenuhi sanksi itu," kata Pompeo.

Inggris Segera Berlakukan Lockdown Nasional Kedua

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia