logo


Sanksi TikTok Dibatalkan, Trump: Keamanannya 100 Persen

Presiden AS membatalkan sanksi pemblokiran TikTok usai ByteDance bekerja sama dengan Oracle dan Walmart dalam pengoperasian aplikasi tersebut di AS

20 September 2020 15:27 WIB

Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump national Review

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Presiden AS Donald Trump membatalkan penjatuhan sanksi pemblokiran aplikasi TikTok di Amerika Serikat. Kepada para wartawan di Gedung Putih, Trump mendukung adanya kesepakatan bisnis antara ByteDance, Walmart dan Oracle, dalam pengoperasian aplikasi TikTok di AS. Ia menyebutnya sebagai perusahaan TikTok Global.

Trump mengatakan bahwa perusahaan baru tersebut nantinya akan "secara penuh dikendalikan oleh Walmart dan Oracle...Semua kendali ditangan Oracle dan Walmart."

Seorang sumber anonim mengatakan bahwa 53 persen saham TikTok Global nantinya dikuasai oleh para pemegang saham asal AS, sementara investor asal China hanya akan kebagian 36 persen. Sementara tu, Oracle mengatakan bahwa mereka akan mengambil alih 12.5 persen saham TikTok Global.


Presiden Taiwan Sebut Latihan Militer China Ancam Keamanan Kawasan

Dibawah kesepakatan tersebut, Oracle dan Walmart akan ambil bagian dalam saham TikTok, yang mana kedua perusahaan tersebut dapat memiliki 20 persen saham TikTok secara kumulatif.

"TikTok sangat senang bahwa proposal yang diajukan oleh TikTok, Oracle dan Walmart akan mengakhiri kekhawatiran pemerintah AS dan memperjelas masa depan TikTok di AS," kata perusahaan TikTok dikutip dari CNA pada Minggu (20/9).

Dengan kesepakatan tersebut, Trump menilai aplikasi TikTok tak lagi memunculkan kekhawatiran mengenai adanya penyalahgunaan informasi data pribadi pengguna oleh pemerintah asing, dalam hal ini pemerintah China.

"Keamanannya 100 persen," kata Trump.

Pasukan Garda Iran Tegaskan Bakal Balas Dendam Kematian Qasem Solemani

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia