logo


Tips Memberikan Nama Anak yang Baik Menurut Islam

Nama adalah doa sekaligus salah satu pemberian spesial dari orangtua kepada anak-anaknya.

20 September 2020 12:54 WIB

data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBxMSEhUQEhIVFhUVFRUWFRUXFxUVFRUVFRUXFxUVFRUYHSggGBolHRUVITEhJSkrLi4uFx8zODMtNygtLisBCgoKDg0
data:image/jpeg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBxMSEhUQEhIVFhUVFRUWFRUXFxUVFRUVFRUXFxUVFRUYHSggGBolHRUVITEhJSkrLi4uFx8zODMtNygtLisBCgoKDg0

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Memberikan nama yang baik kepada calon bayi merupakan kewajiban setiap orang tua. Tak hanya bagus dan keren, nama juga harus mengandung makna dengan berpedoman terhadap syariat Islam dan anjurannya.

Perlu diketahui, ada beberapa ketentuan yang penting dipahami sebelum memberi nama si buah hati.

Nama adalah doa sekaligus salah satu pemberian spesial dari orangtua kepada anak-anaknya. Seperti yang diungkapkan Eric dari cekartinama.com, setiap orang yang memiliki nama sama maupun berbeda. Nama tidak hanya sebuah identitas melainkan sebuah harapan seseorang.


Lebih dari 400 Juta Anak di Seluruh Dunia Tak Dapat Akses Pembelajaran Jarak jauh

Kalau begitu langsung saja disimak tips memberikan nama kepada anak menurut Islam berikut ini.

Tips Memberikan Nama Anak menurut Islam

1. Pilih Nama Terbaik

Islam mengajarkan kepada orangtua untuk memilihkan nama yang bagus dan benar kepada anak-anaknya. Hal ini dikarenakan dalam pandangan Islam nama dianggap sebagai doa. Sehingga, pemberian nama anak tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Melalui nama yang penuh makna, anak-anak bisa memahami bahwa ada suatu harapan orangtua yang dibekalkan kepadanya. Secara tidak langsung, anak-anak akan berusaha memiliki sikap atau berperilaku berdasarkan nama yang sudah diberikan.

Sebagai contoh, seorang bayi laki-laki yang diberi nama Abid Aqila Pranaja. Nama ini bermakna anak laki-laki berakal dan seorang ahli ibadah. Begitu memahami maknanya, anak tersebut akan berusaha menjaga ibadahnya karena itulah harapan dari orangtua.

“Sebagai referensi nama yang baik, Anda bisa mengambil nama Nabi-Nabi, Istri Nabi dan khususnya Rasulullah SAW. Diharapkan anak-anak kita nanti bisa meneladani sifat-sifat beliau.” Jelas Eric, Owner cekartinama.com.

Mungkin juga mengambil salah satu asmaul husna, supaya kita senantiasa ingat kepada ALLAH SWT setiap memandang si buah hati. Dalam pemberian nama anak, tidak hanya dianjurkan mempunyai arti nama yang baik, melainkan juga harus indah ketika dipanggil.

2. Memilih Waktu yang Dianjurkan

Selain merangkai gabungan nama yang baik, Anda sebagai orangtua juga harus memberikannya pada waktu yang tepat. Yaitu tiga waktu yang dianjurkan menurut sunnah Nabi Muhammad SAW.

Pemberian nama anak sebaiknya dilakukan di hari kelahiran, hari ketiga atau hari ketujuh kelahiran.

3. Memilihkan Nama Adalah Hak Seorang Ayah

Ayah adalah sosok penting di dalam keluarga, sebagai seorang pemimpin sekaligus imam. Oleh karena itu, pemberian nama anak sudah seharusnya dilakukan oleh ayah.

Kendati demikian, bukan berarti bersifat mutlak dan harus memaksakan kehendak. Anda juga bisa meminta saran istri, ustadz atau kerabat terdekat. Apabila bingung menentukan nama yang bagus, sebagai referensi bisa mengambilnya dari websitecekartinama.com.

Faktor-faktor Lain dalam Memberi Nama Anak

1. Tidak TerlaluPanjang

Nama yang panjang sebaiknya dihindari, karena membuat anak Anda menjadi susah diingat oleh orang. Terlalu panjang juga bisa menjadikan nama yang seharusnya bagus, justru terkesan berbelit-belit dan tidak efisien.

Idealnya, memberikan nama yang terdiri dari 3-4 suku kata dirasa sudah baik. Biasanya, nama-nama ini terlihat simpel dan daya tariknya lebih bagus. Disamping itu, membuat anak-anak mudah diingat setiap berkenalan dengan orang baru.

2. Abjad Pertama

Konsekuensi dari nama yang diawali huruf A adalah selalu menjadi nomor satu. Mulai dari absen di kelas sampai ketika mengikuti wawancara atau suatu test. Pikirkan lagi apabila ingin menggunakan huruf A sebagai awalan, karena kasihan anak-anak nanti yang selalu menjadi orang pertama.

Meskipun kelihatan sepele, namun juga penting untuk dipertimbangkan. Kumpulan nama bayi yang lengkap bisa melihat di cekartinama.com, sehingga Anda bisa memilih abjad pertama selain A.

3. Hindari Huruf Mati Dobel

Sebisa mungkin hindari penggunaan huruf mati secara berulang, karena ini menyusahkan dalam penulisan akta kelahiran, KTP, Kartu Keluarga dan lain sebagainya.

Contoh nama yang kurang efisien adalah Nikky, Thesya, dan Ichsan. Bukankah lebih baik diganti menjadi Niky, Tesa, dan Ihsan.

Itu tadi adalah sedikit pembahasan mengenai tips memberikan nama anak yang baik menurut Islam, semoga bisa bermanfaat.

Tersangkut Layang-layang, Balita Tiga Tahun Terbang Terbawa Angin

Halaman: 
Penulis : Iskandar