logo


Sepakat Warga Tak Pakai Masker Didenda, JK: Kalau Hanya Imbauan Tak Akan Jalan

JK mengakui jika sanksi denda bisa memberatkan, namun hal itu perlu dilakukan agar warga disiplin pakai masker.

20 September 2020 10:03 WIB

Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) mengatakan sanksi denda bagi pelanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) DKI Jakarta, seperti tak pakai masker bisa memberatkan warga.

Akan tetapi, JK menyebut aturan itu perlu diberlakukan supaya warga disiplin mengenakan masker.

"Karena tidak semua punya uang, kasihan juga," kata JK dalam acara donor darah di gedung BPMJ Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (19/9).


Kurangi Beban RS Rujukan Covid-19, Menkes Terawan Imbau Daerah Bangun RS Darurat Bila Dibutuhkan

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) itu menilai denda senilai Rp250 ribu bagi orang yang tak pakai masker bisa membuat warga berpikir ulang jika tak mematuhi aturan PSBB.

"Tapi itu Rp 250 ribu dibandingkan harga masker yang Rp 3.000 ini lebih baik beli masker kain yang Rp 5.000 dibandingkan bayar Rp 250 ribu atau bersihkan jalan kan malu juga nanti," jelas JK.

Menurut JK, kedisiplinan masyarakat memakai masker perlu dikawal lewat sanksi. Imbauan, lanjut dia, tak efektif untuk menertibkan warga dalam rangka mencegah penularan Covid-19.

"Untuk menjaga disiplin masyarakat perlu adanya sanksi, kalau hanya imbauan tidak akan jalan selama ini. Karena itu kita terima kasih bahwa TNI-Polri tengah turun tangan untuk membantu pemerintah daerah untuk mengatasi kerumunan dan pertemuan yang tidak perlu. Karena tidak ada kedisiplinan tanpa sanksi. Maka imbauan orang tidak taati itu," ujar JK.

Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, JK: Saya Sarankan Pilkada 2020 Ditunda Dulu

Halaman: 
Penulis : Iskandar