logo


Kurangi Beban RS Rujukan Covid-19, Menkes Terawan Imbau Daerah Bangun RS Darurat Bila Dibutuhkan

Namun, Kemenkes memastikan ketersediaan ruang isolasi dan ICU di delapan provinsi prioritas penanganan Covid-19.

20 September 2020 04:45 WIB

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menginstruksikan setiap daerah untuk mempersiapkan pendirian rumah sakit (RS) lapangan atau RS Darurat demi menghadapi potensi melonjaknya kasus Covid-19.

Terawan menilai skenario itu perlu dijalankan dalam kondisi sangat dibutuhkan. Pendirian RS Darurat diyakini dapat mengurangi beban perawatan di RS rujukan pasien terpapar virus corona.

"Mengimbau daerah untuk menunjuk rumah sakit yang khusus merawat Covid-19 dan bila sangat dibutuhkan dapat membangun RS Lapangan atau RS Darurat untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala ringan untuk mengurangi beban perawatan di RS Rujukan Covid-19," kata Terawan, melalui keterangan tertulis, Sabtu (19/9).


JK: Lebih Baik Beli Masker Kain yang Rp5.000 Dibandingkan Bayar Rp250 Ribu

Kendati begitu, Kemenkes telah memastikan ketersediaan ruang isolasi dan ICU di delapan provinsi prioritas penanganan Covid-19. Terawan menyebut pihaknya tetap memantau rasio hunian ruang isolasi dan ICU di rumah sakit di seluruh Indonesia.

"Untuk saat ini ketersediaan ruang perawatan masih mencukupi," jelas Terawan.

Menurut Terawan, keterhunian ruang isolasi dan ICU di Indonesia sebesar 39,8 persen per tanggal 17 September 2020.

Sementara itu, rasio keterpakaian untuk RS Rujukan Covid-19 di Jakarta sebesar 78 persen, Jawa Barat 51 persen, Jawa Tengah 36 persen, Jawa Timur 45 persen, Banten 75 persen, Bali 63 persen, Sulawesi Selatan 22 persen, dan Sumatera Utara 42 persen.

Beri Lampu Kuning ke Para Pengkritik, Luhut: Jangan Terlalu Nyinyir Kalau Enggak Ngerti Masalah!

Halaman: 
Penulis : Iskandar