logo


Kunjungi Pentagon, Luhut Tegaskan RI Tak Bakal Berkiblat ke Kekuatan Mana pun

Dalam kesempatan ke Pentagon itu, Luhut menekankan posisi dan kedaulatan Indonesia di tengah panasnya hubungan Amerika dan Cina.

20 September 2020 04:00 WIB

Luhut Panjaitan
Luhut Panjaitan BeritaCAS

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengaku telah melakukan courtesy call dengan pejabat pentagon US Under Secretary of Defense For Policy belum lama ini.

Luhut menekankan posisi dan kedaulatan Indonesia di tengah panasnya hubungan Amerika dan Cina. Menurutnya, Indonesia tak akan memihak di antara keduanya.

"Saya bilang, negara ini terlalu besar untuk berkiblat ke salah satu kekuatan mana pun," kata Luhut seperti dilansir dari akun YouTube FEB UI.


Diminta Jokowi Tangani Covid-19, Luhut: Saya Bukan Epidemiolog, Tapi...

Pernyataan itu disampaikan Luhut saat menyinggung pergeseran perdagangan dunia dalam tiga dekade terakhir. Amerika menguasai 20 persen perdagangan dunia pada tahun 1980. Sedangkan pada 1981, Cina masih di bawahnya dengan 15 persen.

Pada 1983, kondisi mulai berubah. Cina melaju pesat hingga melangkahi Amerika. Keduanya menguasai 36 persen perdagangan dunia pada 2019. Meski begitu, Amerika masih di bawah Cina dengan porsi 26 persen.

Luhut menilai perubahan tren perdagangan dunia tersebut berdampak ke seluruh dunia. Baginya, Indonesia harus bisa menentukan sikap. "Kita tidak akan nunduk," tegasnya.

Tangani Covid-19, Luhut: Saya Dibantu Banyak Orang Pintar, Epidimolog dari UI hingga Harvard

Halaman: 
Penulis : Iskandar