logo


KPU Beri Lampu Hijau Konser di Pilkada, Begini Tanggapan Giring PSI

Giring PSI menyarankan KPU untuk mengadakan konser musik secara virtual.

18 September 2020 18:27 WIB

Vokalis grup band Nidji, Giring Ganesha.
Vokalis grup band Nidji, Giring Ganesha. Jitunews/Latiko Aldilla DIrga

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperbolehkan calon kepala daerah menggelar konser musik di musim kampanye menuai kritikan dari berbagai kalangan. Langkah itu dinilai membahayakan masyarakat mengingat kasus Covid-19 yang belum terkendali.

Pelaksana tugas Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha menyarankan konser dihelat secara virtual saja demi keselamatan semua pihak.

"PSI menyarankan KPU untuk mengadakan konser musik secara virtual," ujar Giring melalui akun Twitter @psi_id, dikutip pada Jumat (18/9).


Maria Vania Buka Lowongan, Tak Mau Pria yang Pengin Asik-asik Doang

Giring menilai konser musik yang digelar secara tatap muka, terlebih untuk kampanye dikhawatirkan dapat memunculkan klaster Covid-19 di setiap daerah.

"Alasan kami simple, Pandemi Covid-19 sepertinya belum selesai pada Desember nanti. Jangan sampai saat kampanye justru muncul klaster-klaster baru di seluruh daerah di Indonesia," jelas mantan vokalis Nidji itu.

Dia menjelaskan, konser virtual sama sekali tak menghilangkan esensi dari kampanye calon kepal daerah. Selain itu, langkah tersebut bisa menghindarkan pihak terlibat dari virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China.

"Dengan menggelar konser virtual konstituen, pasangan calon, tim produksi, dan musisi akan terhindar dari risiko penularan Covid-19," tukasnya.

Blak-blakan! Maia Estianty Ditalak Ahmad Dhani Lewat SMS

Halaman: 
Penulis : Iskandar