logo


Konser Dibolehkan KPU, Tompi Ajak Musisi Tak Tampil di Acara Pilkada Selama Pandemi Covid-19

Tompi mengajak para musisi lainnya untuk ikut mencerdaskan setiap calon kepala daerah.

18 September 2020 15:30 WIB

Tompi
Tompi Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang memperbolehkan peserta Pilkada 2020 menggelar konser saat musim kampanye disesalkan oleh sejumlah pihak. Pasalnya, konser tersebut dinilai dapat memicu kerumunan massal yang dikhawatirkan menjadi titik penularan baru Virus Corona atau Covid-19.

Tompi merupakan salah satu musisi yang menolak digelarnya konser dalam rangka mengkampanyekan calon kepala daerah. Terlebih, kasus Covid-19 di Indonesia masih belum terkendali.

Oleh karena itu, Tompi mengajak para musisi lainnya untuk ikut mencerdaskan setiap calon kepala daerah.


Anies Dikritik Bawa Jenazah Saefullah ke Balai Kota, PKS Bela: Jika di RS Ada Risiko!

“Musisi harusnya kompak untuk tidak mau perform di acara Pilkada selama masa pandemik. Kita harus mencerdaskan orang-orang yang akan terpaksa kita pilih,” ujar Tompi dalam cuitan Twitternya, @dr_tompi, dilihat pada Jumat (18/9).

Kekecewaan ini adalah buntut diperbolehkannya kandidat Pilkada 2020 menggelar konser musik di musim kampanye. Sementara itu, virus yang berasal dari Wuhan itu bisa mengancam siapa saja.

“Membolehkan konser musik terbuka untuk pilkada adalah potensi petaka. Kagak pake konser aja udah keok, ini masih dibolehin konser?,” cetus Tompi.

“DPR kagak bunyi untuk melarang ini?,” tegasnya.

Menko PMK Sebut Distribusi Bantuan Sosial Non Reguler Diperpanjang hingga Tahun Depan

Halaman: 
Penulis : Iskandar