logo


Joe Biden: Saya Percaya Vaksin dan Para Ilmuwan, tapi Tidak Percaya Trump

Joe Biden khawatir jika pendistribusian vaksin Covid-19 di AS sarat dengan kepentingan politik Trump

18 September 2020 13:03 WIB

Joe Biden
Joe Biden politico

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Joe Biden, Kandidat Presiden AS, mengatakan bahwa pendistribusian vaksin Covid-19 akan menjadi salah satu tantangan tersendiri yang dihadapi oleh presiden AS berikutnya.

"Perkembangan vaksin merupakan salah satu bagian dari perjuangan. Pendistribusian vaksin kepada seluruh masyarakat merupakan hal yang sangat kompleks dan menantang, sama seperti operasi militer," kata Joe Biden dikutip dari NPR pada Jumat (18/9).

"Jika saya terpilih menjadi presiden AS, saya akan memulainya dengan implementasi sebuah rencana pendistribusian yang efektif sejak menit pertama saya memasuki kantor (Presiden)," tambahnya.


Antisipasi Konflik dengan China di Musim Dingin, India Suplai 150 Ribu Ton Material ke Ladakh

Pernyataan tersebut muncul usai Donald Trump menyatakan bahwa pihaknya akan memulai pendistribusian vaksin Covid-19 pada bulan Oktober mendatang dan pada akhir tahun 2020 ini AS akan memiliki lebih dari 100 juta dosis vaksin yang siap diedarkan.

Joe Biden menilai banyak warga AS yang tidak mempercayai pernyataan Trump terkait pendistribusian vaksin Covid-19 tersebut.

"Biarkan saya mengatakannya dengan jelas: Saya percaya vaksin dan para ilmuwan, tapi tidak percaya Trump," kata Biden.

"Dalam hal ini, masyarakat AS juga tidak dapat mempercayainya (Trump)," tambahnya.

Joe Biden juga mengatakan bahwa isu pendistribusian vaksin menjelang pilpres AS tersebut sarat dengan kepentingan politik yang mengorbankan kualitas, keamanan dan tingkat efektifitas dari vaksin Covid-19 itu sendiri.

"Salah satu dari masalah dengan caranya (Trump) bermain politik adalah ia terlalu sering mengatakan hal yang tidak benar," kata Biden pada pekan lalu.

Seorang Mantan Model AS Tuduh Trump Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Dirinya

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia