logo


Ahok Ingin Hapus BUMN, Irma: Jangan Terlalu Banyak Bicara yang Tidak Penting!

Irma menyarankan Ahok untuk belajar komunikasi yang efektif.

17 September 2020 19:15 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago.
Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago. fraksinasdem.org

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politisi Partai NasDem, Irma Suryani Chaniago ikut angkat bicara terkait pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok yang meminta Kementerian BUMN ditiadakan.

Irma meminta mantan gubernur DKI Jakarta itu tak asal bicara. Sebab, pernyataan Ahok itu dinilai bisa berakibat buruk bagi masa depannya.

"Secara kinerja di birokrasi dulu di DKI, Ahok bagus. Tapi hati-hati bicara. Mulutmu harimau-mu," kata Irma, dilansir dari Tagar TV, Kamis (17/9).


Ahok Minta Kementerian BUMN Dibubarkan, Dahlan Iskan: Bukan Pemikiran Baru

Menurutnya, BUMN tak boleh berbisnis kepada rakyat dan tak boleh merugi. Irma menyebut Ahok seharusnya mempelajari cara Menteri BUMN Erick Thohir dalam melakukan perbaikan.

"Tidak mudah tapi harus dilakukan. Pak Erick tidak pernah mengeluh, bicara BUMN bobrok dan lain-lain," ujarnya.

Atas kegaduhan yang ditimbulkan, Irma menyarankan Ahok untuk belajar komunikasi yang efektif. Selebihnya, mantan Cagub DKI 2017 itu diminta tak membebani Presiden Joko Widodo yang tengah fokus menangani pandemi Covid-19.

"Jangan terlalu banyak bicara yang tidak penting. Jangan asal ngomong dan belajar komunikasi efektif. Tolonglah, jangan membebani Presiden, mari bantu beliau (Presiden)," pinta Irma.

Bertemu Erick Thohir, Ahok Dapat Pesan

Halaman: 
Penulis : Iskandar