logo


Masker Scuba Dilarang, Berapa Harganya?

Masker berbahan scuba dinilai tidak efektif untuk mencegah penularan Covid-19.

17 September 2020 14:02 WIB

Masker Scuba
Masker Scuba portalsurabaya

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pemerintah tak menyarankan penggunaan masker scuba maupun buff di tempat umum di masa pandemi Covid-19. Keduanya dinilai tak efektif untuk mencegah penularan virus asal Wuhan itu.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, menuturkan masker scuba atau buff yang berbahan tipis tidak bisa menyaring partikel virus.

"Masker scuba atau buff hanya satu lapis saja dan terlalu tipis sehingga kemungkinan untuk tembus tidak bisa menyaring lebih besar," ujar Wiku dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (15/9).


Minta Semua Gedung di Balkot Ditutup, PAN: Kalau Tidak Akan Menderita Berkepanjangan!

Lebih lanjut, Wiku mengatakan masker kain yang bagus adalah masker berbahan katun dan tiga lapis karena punya kemampuan filterasi atau penyaringan partikel virus yang lebih baik.

"Mengapa hal itu penting karena kemampuan filtrasi atau penyaringan partikel virus itu akan lebih baik dengan jumlah lapisan yang lebih banyak dalam hal ini tiga lapisan berbahan katun," jelasnya.

Jika menilik harga di pasaran, masker scuba memang jauh lebih murah dibandingkan masker tiga lapis.

Scuba polos pada umumnya dihargai tak lebih dari Rp2 ribu per item. Seperti disebutkan oleh produsen, masker tersebut tahan debu, anti-bakteri dan dapat dipakai ulang setelah dicuci. Di salah satu toko online, terpantau harga termurah adalah Rp1,2 ribu.

Sementara itu, masker kain 3 lapis berbahan katun dihargai paling murah Rp4 ribu. Tentu motif yang ditawarkan bakal mempengaruhi harga.

Bukan Terorisme, PBB Sebut Ancaman Keamanan Nomer 1 Dunia saat Ini adalah Sars-Cov-2

Halaman: 
Penulis : Iskandar