logo


Datangi Al-Mizan Jatiwangi, Puteri Wapres: Selamatkan Pendidikan Anak-anak

Di masa pandemi ini baru pesantren sebagai lembaga pendidikan yang sudah mulai beraktivitas normal

17 September 2020 07:52 WIB

KH Maman Imanulhaq saat berbincang dengan Dr. Hj. Siti Ma\'rifah di Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi.
KH Maman Imanulhaq saat berbincang dengan Dr. Hj. Siti Ma'rifah di Pondok Pesantren Al-Mizan Jatiwangi. ist

MAJALENGKA, JITUNEWS.COM - Pandemi Covid 19 belum juga berakhir bahkan terus terjadi peningkatan jumlah pasien yang terpapar. Karena itu perlu terus dilakukan berbagai upaya untuk menekan agar penyebaran virus Covid 19 ini terhambat. Salah satu lembaga yang harus diperhatikan serius dalam upaya penanganan virus Covid 19 adalah pondok pesantren.

Demikian disampaikan oleh Dr. Hj. Siti Ma'rifah, Ketua Dewan Pembina Silaturahmi Umroh dan Haji Indonesia (SAHI) pada saat berkunjung ke Ponpes Al-Mizan Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, pada Rabu (16/09).

"Perlu upaya peningkatan ketahanan pondok pesantren dalam menghadapi virus 19," kata Putri Wapres KH Maruf Amin itu.


Di Hari Asyura, KITA Gelar Santunan Anak Yatim dan Doa untuk Indonesia

Hal itu, menurut Siti Marifah, karena di masa pandemi ini baru pesantren sebagai lembaga pendidikan yang sudah mulai beraktivitas normal, di tengah masih dilakukannya pembatasan pembelajaran di sekolah-sekolah.

"Kita harus selamatkan pendidikan anak-anak bangsa di tengah pandemi virus 19 karena pesantren memiliki peran dan kontribusi yang besar," pungkas Siti.

Tampak hadir menyambut Kunjungan Pengurus SAHI, Anggota DPR RI Maman Imanulhaq, Pimpinan Ponpes Al-Mizan, KH Mas Zaenal Muhyiddin, Ketua Fatayat NU Majalengka Hj. Upik Rofiqoh, Kapolres Majalengka AKBP DR Bismo Teguh Prakoso, SH. SIK. MH, dan Dandim Majalengka, Letkol Inf. Andik Siswanto, S.I.P. M.I.POL.

Dalam sambutannnya, Maman Imanulhaq menyambut positif silaturahmi SAHI yang dipimpin Puteri Wapres Tersebut.

Koordinator Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) ini menyatakan bahwa normalitas baru membutuhkan moralitas baru.

Moralitas itu berupa sinergitas semua kalangan untuk
membangunkan ketahanan masyarakat secara gotong royong,
membuat peta sosial dan psikis agar masyarakat belajar untuk perubahan dan mengembangkan kerja sama dengan semua kalangan dalam menghadapi covid.

“Kehadiran Bu Siti Marifah ini akan menguatkan keyakinan kita semua bahwa Normalitas baru, butuh moralitas baru,” tegas tokoh muda NU ini.

Luncurkan Wirajiwa di Bandung, KITA: Normalitas Baru, Butuh Moralitas Baru

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan