logo


Target Ekspor Besi-Baja Indonesia 2021 USD 15 M, Luhut: Belum Termasuk Baterai Lithium

Luhut mengatakan bahwa target ekspor komoditas besi dan baja Indonesia untuk tahun 2021 sebesar USD 13 M hingga USD 15 M

16 September 2020 12:00 WIB

Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.
Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan bahwa target ekspor besi dan baja Indonesia untuk tahun 2021 mencapai USD13 miliar-USD15 miliar. Target tersebut hampir sama dengan target tahun 2020 ini.

"Tahun depan kami targetkan (ekspor besi dan baja) USD13 miliar-USD15 miliar," ungkap Luhut dalam acara Sarasehan Virtual 100 Ekonom yang ditayangkan oleh CNBC Indonesia, Selasa (15/9).

Pemerintah juga menargetkan ekspor besi dan baja untuk 2024 mendatang dua kali lebih besar daripada target tahun 2021 dengan nilai mencapai US$30 miliar.


Indonesia di Ambang Resesi, Mahfud MD: Jangan Terlalu Kaget...

"Itu belum termasuk (ekspor) baterai lithium," tambahnya.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia secara keseluruhan mengalami surplus hingga USD 2,33 miliar pada Agustus 2020. Angka tersebut lebih rendah daripada surplus yang tercatat pada bulan Juli yang mencapai USD 3,26 miliar. Meski demikian namun keuntungan tersebut masih lebih tinggi jika dibanding dengan bulan Agustus tahun 2019 lalu.

BPS juga mencatat bahwa neraca perdagangan bulan Januari hingga Agustus 2020 ini secara total mengalami surplus USD 11,05 miliar dimana lebih baik daripada periode yang sama pada tahun 2019 lalu yang mencatatkan adanya defisit sebesar USD 1,81 miliar.

Hadapi Ancaman Resesi, Luhut: Kami Berjuang Sekuat-kuatnya

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia