logo


Mantan Karyawan Ungkap Facebook Gagal Hentikan Manipulasi Politik

Dalam memonya, seorang mantan pegawai Facebook, Sophie Zhang, mengklaim bahwa platform media sosial tersebut gagal membendung upaya penyebaran informasi salah dan manipulasi politik yang dilakukan oleh sejumlah pemerintahan di seluruh dunia

16 September 2020 11:00 WIB

the verge

NEW YORK, JITUNEWS.COM - Seorang mantan karyawan Facebook mengungkapkan bahwa platform media sosial tersebut gagal dalam menghentikan iklan-iklan yang mengandung manipulasi politik yang dibuat oleh berbagai pemerintahan di seluruh dunia.

Hal tersebut ia sampaikan dalam sebuah memo yang diterima oleh kantor berita Buzzfeed News. Dalam memo yang ditulis oleh Sophie Zhang, mantan karyawan Facebook, mengklaim perusahaan teknologi yang berbasis di California tersebut lambat dalam menindak akun-akun palsu yang digunakan untuk menyebar informasi salah mengenai politik di sejumlah negara.

"Saya menemukan sejumlah bukti yang jelas dari upaya sejumlah pemerintah asing menyalahgunakan platform kami dalam skala besar untuk menyebarkan informasi salah kepada warga negara mereka," tulis Zhang dalam memo tersebut dikutip dari CNA pada Rabu (16/9).


Cara Membuat Avatar di Facebook dengan Mudah

Sementara itu, pihak Facebook tak tinggal diam. Mereka menyatakan telah meningkatkan upaya mereka untuk menghentikan penyebaran informasi keliru dan manipulasi politik tersebut.

"Kami telah membentuk sebuah tim khusus yang bekerja sama dengan pakar, untuk menghentikan pelaku yang menyalahgunakan sistem kami. Hasilnya, kami telah menghapus lebih dari 100 jaringan yang terlibat dalam tindakan tersebut," kata Facebook dalam sebuah pernyataan tertulis kepada AFP.

Konflik Perbatasan India-China Kembali Pecah, 118 Aplikasi Buatan China Di-banned India

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia